x

Kuatkan Fungsi Wartawan Era Modern, KJP Gelar Tadarrus Jurnalistik

waktu baca 2 menit
Rabu, 26 Jun 2024 01:16 0 18 detektif_jatim

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Komunitas Jurnalis Pamekasan (KJP) menggelar tadarrus jurnalistik (Tajur) di Aula Humas Polres Pamekasan, Selasa (25 Juni 2024). Kegiatan digelar untuk penguatan dan pendalaman pemahaman dan fungsi wartawan di internal KJP tentang jurnalisme.

Acara yang dikemas dengan Pendalaman Jurnalistik itu dihadiri langsung oleh dua pemateri. Diantaranya Mantan Ketua KJP periode 2021-2023 Slamet Ready dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Hairul Anam.

Terdapat tiga poin pembahasan pada diskusi tersebut. Diantaranya, sembilan elemen jurnalisme plus satu elemen ke sepuluh dari Bill Kovach dan Tom Rosenstiel, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), Kode Prilaku Wartawan (KPW).

Ketua KJP Samhari mengatakan, kegiatan itu digelar untuk memberi pemahaman tentang kompleksnya profesi wartawan masa kini kepada seluruh anggota KJP. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan agar wartawan lebih berhati-hati dalam melakukan kerja jurnalistik.

“Acara diskusi yang dikemas dengan pendalaman jurnalistik ini diupayakan memberi pemahaman secara utuh kepada anggota KJP tentang profesi yang saat ini tengah ditekuni,” terangnya.

Pria jebolan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura ini juga berterimakasih, atas kehadiran dua pemateri yang sudi membagikan keilmuan dan pengalaman jurnalistiknya kepada seluruh anggota KJP.

“Kami sangat berterimakasih kepada Mas Anam dan Mas Slamet karena telah sudi membagi keilmuan tentang sembilan elemen jurnalisme dan satu elemen ke 10 dari Bill Kovach, KEJ hingga KPW,” urainya.

Samhari berharap, anggota KJP betul-betul mengamalkan ilmu yang telah dipelajari. Terutama saat melakukan kerja jurnalistik. Sehingga menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Harapannya, semua anggota KJP menjadikan materi yang telah diterima sebagai landasan saat melaksanakan kerja jurnalistik. Sehingga karya yang dihasilkan berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (*/ady)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x