x

Ikhtiar Kembangkan UMKM, Tokoh-Alumni Ponpes Tolak Indomaret di Palengaan Pamekasan

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 11:19 390 Moh Azmi

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Puluhan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kecamatan Palengaan dan tokoh masyarakat mendatangi Pendopo kecamatan Palengaan, Senin (20/7/2026).

Kedatangan mereka untuk menolak keberadaan pendirian gerai Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan.

Penolakan ini atas dasar keberatan didasarkan pada komitmen dan ikhtiar kami bersama dalam membangun, membina, serta mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang saat ini mulai tumbuh dan berkembang di bawah bimbingan para sesepuh, ulama, dan masyayikh yang memiliki kepedulian terhadap kemaslahatan umat,” kata perwakilan tokoh masyarakat, Abdul Basid.

Menurutnya, ia meminta kepada Bupati Pamekasan agar meninjau kembali dan mencabut izin pendirian maupun operasional Indomaret tersebut.

“Serta tidak memberikan izin pendirian gerai sejenis di wilayah Kecamatan Palengaan. Permohonan ini didasarkan pada kesepakatan dan komitmen bersama masyarakat untuk menjadikan Kecamatan Palengaan sebagai kawasan percontohan pengembangan ekonomi kerakyatan yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM, usaha ritel lokal, transportasi dan jasa ekspedisi masyarakat, sektor pertanian, serta industri rumahan,” terangnya.

Sambung Basid, kehadiran usaha ritel modern tersebut akan menghambat cita-cita dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sedang kami bangun bersama dan ini bertentanagan dengan UUD 1945 pasal 33.

Ia berharap, Pemkab Pamekasan mempertimbangkan aspirasi masyarakat ini secara sungguh-sungguh melalui prinsip musyawarah, keadilan, dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat luas, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan semangat keadilan sosial, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta tetap dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Apabila hal-hal diatas pernyataan dan tuntutan dari kami tidak dipenuhi dan tidak diindahkan, maka kami tidak bertanggung jawab apabila kemudian timbul hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Palengaan AKP Muhammad Syaifuk mengatakan, bahwa pihak kepolisian hanya mengamankan audiensi dan kedatangan massa ke lokasi Indomaret tersebut.

“Kita dari Polsek sebatas pengamanan saja mas, Alhamdulilah berjalan tertib dan terkendali,” singkatnya.

Terpisah, camat Palengaan saat diminta keterangan melalui whatsapp belum memberikan tanggapan. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x