x

Kelola Sampah Organik Jadi Pupuk, Kemas Anorganik Bernilai Ekonomis

waktu baca 2 menit
Jumat, 4 Sep 2026 12:03 33 detektif_jatim

PAMEKASAN, detektifjatim.com – Pengelolaan sampah di TPS3R Berkah Jaya, Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, dilakukan dengan memilah sampah organik dan anorganik.

Namun, pengelola masih menghadapi keterbatasan peralatan untuk mengolah sampah anorganik menjadi produk daur ulang.

Ketua TPS3R Berkah Jaya, Supriyadi, mengatakan, untuk saat ini sampah anorganik yang telah dipilah belum dapat diolah lebih lanjut karena belum tersedia peralatan pendukung.

“Belum bisa didaur ulang karena belum ada alat,” ujarnya.

Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi sementara dikumpulkan untuk kemudian dijual. Sementara sampah organik dimanfaatkan sendiri sebagai bahan pupuk.

“Pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya TPS3R dalam mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan,” paparnya.

Menurut Supri, pengembangan teknologi pengolahan sampah masih akan dilakukan secara bertahap. Keterbatasan alat dan biaya menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan proses daur ulang.

Selain persoalan sarana, TPS3R Berkah Jaya juga masih kekurangan tenaga pengelola. Saat ini hanya terdapat empat petugas yang menangani kegiatan operasional.

“Kebutuhan tambahan SDM masih dalam tahap pertimbangan karena penambahan tenaga tentu membutuhkan biaya operasional tambahan,” ucapnya

Meski demikian, pengelola tetap berupaya menjalankan pemilahan dan pemanfaatan sampah sesuai kemampuan yang tersedia.

Dia berharap, TPS3R Berkah Jaya berharap dapat memiliki sarana pengolahan yang lebih lengkap sehingga sampah tidak hanya dipilah dan dijual, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah. (ady)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x