(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Destinasi Wisata Sampang Terbaru, dari Mangrove Marparan Hingga Kampung Melon Napote

2 minutes reading
Monday, 13 Mar 2023 03:42 0 344 detektif_jatim

SAMPANG, DETEKTIF Jatim -Perkembangan destinasi objek pariwisata di Kabupaten Sampang terus meningkat dan bertambah. Pengunjung tidak hanya wisatawan lokal melainkan juga dari luar daerah.

Destinasi wisata terbaru di Kabupaten berjuluk Kota Bahari itu terdapat hutan Mangrove Marparan Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh hingga kampung Melon Napote, di Kecamatan Sokobanah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, Marnilem menyampaikan, pemerintah daerah dan pemerintah desa terus berupaya mengembangkan dan menambah objek wisata baru.

Pihaknya menyebutkan, pada periode tahun 2022, perkembangan peningkatan objek wisata di wilayah Kabupaten Sampang bertambah destinasi baru yang menyebar di Desa Marparan dan Klobur, Kecamatan Sreseh, Desa Astapah, Kecamatan Omben, dan daerah Kecamatan Sokobanah.

Objek wisata di Desa Marparan dan Klobur, yaitu Wisata Mangrove Marparan. Kedua wisata mangrove telah dibuka dan layak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah

“Pada tahun 2022, pengunjung Wisata Mangrove Marparan mencapai 5 ribu orang, dan Klobur sekitar 3 ribu pengunjung. Jumlah pengunjung terhitung tinggi hanya sekitar dua bulan setelah wisata dibuka,” ujarnya, Minggu (12/3/2023).

Para wisatawan yang berkunjung ke Wisata Mangrove Marparan dan Klobur di Kecamatan Sreseh, melalui akses tertentu dengan cara naik perahu melewati sungai sepanjang 100 meter lebih.

“Ada jembatan terbuat dari kayu yang menyusuri wisata Mangrove untuk para pengunjung tembus ke Sungai. Pengunjung dapat melihat keindahan Mangrove dan wahana yang lain,” lanjutnya.

Selain wisata Mangrove, Marnilem mengaku ada wisata kampung Panjalin dan Agrowisata Kampung Melon Napote di wilayah Kecamatan Sokobanah yang sangat cocok untuk dikunjungi para wisatawan.

Menurutnya, objek wisata juga menyebar di Desa Astapah, Kecamatan Omben, yaitu wisata cafe sawah lengkap dengan wahana kolam renang, gazebo dan kantin dalam tahap proses pengembangan untuk membuat transit wisatawan atau orang luar yang menuju Batu Ampar, Kabupaten Pamekasan.

“Objek wisata di wilayah perkotaan, salah satunya Water Paks Sampang (WPS) milik swasta,” katanya.

Objek wisata lama yang tetap dikunjungi, di antaranya wisata Lon Malang Kecamatan Sokobanah, Air Terjun Toroan, Kecamatan Kecamatan Ketapang, Hutan Kera Nepah Kecamatan Banyuates, dan Pantai Camplong Kecamatan Camplong.

Dalam rangka untuk menunjang akses menuju wisata, Marnilem mengaku merupakan kewajiban pemerintah untuk membantu, dan memfasilitasi akses jalan supaya wisatawan terus meningkat

Ada kolaborasi yang berjalan melibatkan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektor dalam rangka mendukung pengembangan wisata Kabupaten Sampang. “Kolaborasi sangat perlu sebagai upaya meningkatkan mobilitas wisata yang telah ada di Kabupaten Sampang,” pungkasnya.(*/rd)

Sumber: Harian Memo X

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x