(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Berat Lakukan Demo, Rekrutmen Tenaga Magang RSUD Moh Noer Pamekasan Diduga tidak Transparan dan Berbayar

2 minutes reading
Thursday, 5 Oct 2023 13:25 0 90 detektif_jatim

Pamekasan, Detektifjatim.com – Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Barisan Elemen Rakyat (Berat) menggelar aksi demontrasi soal Rekrutmen 41 tenaga magang RSUD Mohammad Noer Pamekasan yang tidak transparan dan berbayar.

Koordinator lapangan (korlap) aksi Miftahul menyampaikan, Demo itu soal rekrutmen tenaga magang di RSUD Mohammad Noer diduga tidak transparan. Faktanya, tidak ada brosur pemberitahuan terhadap masyarakat jika ada rekrutmen.

“Demo Ini terkait masalah perekrutan tenaga magang yang tidak transparan di RS Mohammad Noer. Sesuai dengan yang dikatakan tadi jumlahnya ada 41,” katanya, usai demo di Depan Kantor Bakorwil IV Jatim Pamekasan, Kamis (5/10/2023) siang.

Lebih Lanjut, Miftahul mengatakan, Selain dugaan Rekrutmen tidak transparan. 41 tenaga magang yang di rekrut rumah sakit milik Pemprov Jatim itu juga berbayar seharga Rp. 60 juta perorang.

“Kami juga menduga juga persatu orang yang direkrut diminta uang Rp. 60 juta berdasarkan temuan dari kami. Tuntutan itu kami meminta siapapun yang bermain di RS Muhammad Noer agar dipecat. Langkah berikutnya Kami akan demo lagi ke Dinkes Jatim,” tegasnya.

Sementara, Perwakilan RSUD Mohammad Noer bidang Kepegawaian Iwan membenarkan soal rekrutmen tenaga magang tidak transparan tersebut. Alasannya, karena bukan pegawai atau sudah kebijakan RS.

“Soal tidak transparan karena ini sekali lagi magang bukan pegawai, jadi menurut kami tidak perlu. intinya kebijakan ya. Kami akan review kembali bagaimana prosesnya jika dirasa harus melalui mekanisme itu,” paparnya.

Ia menegaskan, tidak ada rekrutmen berbayar seharga Rp. 60 juta perorang tersebut. jikapun terbukti ada salah satu pegawai yang menerima maka akan diberikan hukuman sesuai dengan regulasi yang ada.

“Saya secara pribadi berterima kasih untuk evaluasi. Dugaan yang disampaikan pihak Berat sangat salah mas, karena kami tidak pernah menerima uang mas. Ada yang sampai menyebut sampai Rp. 60 juta siapa yang menerima tidak tahu. Kalau terbukti pihak kami menerima akan kami punishment,” tegasnya. (Azm).

Protes Rekrutmen Anggota BPD, Warga Demo Kantor Kecamatan Torjun

Penjabat Bupati Kampar Lakukan PKS Bersama Penegak Hukum dan Rumah Sakit Nurlima Serta Universitas Prima Indonesia

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x