(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Anggaran Kempes, Kepala Disperindag Pamekasan Berandai-Andai Pembangunan KIHT Selesai 2024

2 minutes reading
Sunday, 12 Mar 2023 02:50 0 69 detektif_jatim

PAMEKASAN, DETEKTIF Jatim – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan berandai-andai pembangunan kawasan industri hasil tembakau (KIHT) di Desa Gugul, Kecamatan Tlanakan, selesai tahun 2024. Pasalnya, anggaran untuk mempercepat pembangunan itu kempes.

Pemkab Pamekasan, kata Basri, saat ini terpaksa harus merelaksasi atau mengempeskan anggaran usai moratorium Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Jum’at (10/03/23).

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Basri Yuliyanto mengatakan, dari jumlah nominal anggaran yang diajukan sebesar Rp 13 miliar turun menjadi Rp 2 miliar. ”Akibatnya pekerjaan tidak selesai 2023, kita akan lanjutkan tahap kedua,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan itu mengaku, pelaksanaan proyek KIHT disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Selama ini, kendala yang dialami adalah perihal pendanaan. Hal itu yang mendasari Pemkab Pamekasan harus mengerjakan fasilitas pertembakauan tersebut secara bertahap.

“Seandainya dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) itu full diterima oleh kami, maka saya pastikan pembangunan KIHT bisa tuntas dalam setahun. Kenyataannya, kita harus berbagi untuk sektor kesehatan, pertanian, dan lainnya,” ungkapnya.

Basri menyatakan, untuk mewujudkan kawasan secara utuh, tentu butuh anggaran ekstra. Misalnya, gedung produksi, pelayanan, mekanikal, hingga akses jalan. Tahun lalu, pembangunan tahap satu sudah dimulai dengan pengerjaan pagar dilahan seluas 2,5 hektare tersebut.

”Tahapan saat ini adalah entry sistem informasi pembangunan daeah (SIPD). Kami melakukan review perencanaan sesuai dengan anggaran yang ada. Seandainya ada dana yang cukup, maka sekali lelang bisa saja selesai,” tutupnya. (Msm/rd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x