
Kepala DLH Pamekasan Supriyanto (tengah) didampingi Kabid Pengawasan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (depan tiga dari kiri) bersama masyarakat di TPS3R Berkah Jaya Bunder, beberapa waktu lalu.
PAMEKASAN, detektifjatim.com— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Upaya itu dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
Hal itu terlihat dalam kegiatan pertemuan antara jajaran DLH bersama masyarakat dan sejumlah unsur terkait. Forum tersebut menjadi ruang komunikasi sekaligus untuk menyamakan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Kepala DLH Pamekasan, Supriyanto, mengatakan peningkatan kesadaran dan kapasitas masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis karena menjadi bagian yang bersentuhan langsung dengan lingkungan di wilayah masing-masing.
“Lingkungan tidak bisa dijaga hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan masyarakat agar upaya perlindungan lingkungan bisa berjalan secara berkelanjutan,” ujar Supriyanto.
Pri-sapaan akrabnya-menambahkan, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat perlu terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan lingkungan dapat diketahui lebih awal sekaligus dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Penguatan peran masyarakat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran persoalan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar mantan Kabag Humas dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokopim)
Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan DLH Buyung Sebastian menyampaikan, peningkatan kapasitas masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Masyarakat tidak hanya diharapkan mengetahui pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam berbagai kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan di sekitarnya.
“Ketika masyarakat memiliki pemahaman dan kapasitas yang baik, kepedulian terhadap lingkungan akan tumbuh dari kesadaran sendiri,” kata Buyung.
Menurutnya, sinergi antara DLH, masyarakat, pemerintah desa serta unsur lainnya menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.
“Melalui penguatan komunikasi, edukasi dan partisipasi masyarakat, kami berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Buyung mengaku, DLH Pamekasan bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan. (*/ady)

Tidak ada komentar