x

Kandang Bersih, Susu Berkualitas, Pasar Meluas: Penguatan Peternak Kambing Etawa Berbasis Zero Waste

waktu baca 3 menit
Minggu, 16 Agu 2026 18:25 28 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – STIE Bakti Bangsa terapkan Clean Cage Management Berbasis Zero Waste untuk Tingkatkan Produksi Susu Kambing Etawa dan Pemasaran Peternak.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Pengabadian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh Dosen STIE Bakti Bangsa berkolaborasi dengan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Madura.

Mitra dalam kegiatan Pengabdian ini adalah Rampak Sukun Farm, kelompok usaha peternakan kambing Etawa dan produksi susu kambing segar sebagai sumber pangan hewani lokal sekaligus penopang ekonomi masyarakat di Dusun Galagga Desa Panglegur Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan.

Rampak Sukun Farm ini dikelola secara kelompok dengan sistem usaha keluarga serta memanfaatkan tenaga kerja lokal dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Produk utama yang dihasilkan adalah susu kambing segar yang selama ini dipasarkan secara terbatas kepada masyarakat di sekitar lokasi usaha. Keberadaan usaha ini memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, mengingat ternak kambing etawa secara rutin menghasilkan susu yang dapat menjadi salah satu sumber pangan hewani lokal yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Rampak Sukun Farm akan didorong untuk menerapkan Clean Cage Management berbasis Zero Waste. Penerapan inovasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan kandang yang lebih bersih dan sehat, meningkatkan kualitas pemeliharaan ternak, serta mengoptimalkan pemanfaatan limbah peternakan agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi” ujar Musoffan sebagai Ketua Tim pelaksana kegiatan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan clean cage management dan manajemen limbah ini dilakukan di Lokasi Mitra 12-15 Agustus 2026, sedangkan sosialisasi Kegiatan MOU dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Sumber Anyar Sedang pelatihan Manajemen Marketing di Laboratorium Kompter MA Az-Zubair (3-8 Agustus 2026).

Diketahui, sanitasi kandang dan penyusunan SOP sederhana clean cage management Salin itu juga manajemen limbah berbasis zero waste.

Menurut Shoimus Sholeh Anggota Pelaksana dari Faperta UIM mengatakan limbah kotoran kambing dan sisa pakan tidak lagi dibuang, tetapi dikelola menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk organik padat atau cair seperti Biourine.

“Pendekatan zero waste ini tidak hanya menjaga kebersihan kandang, tetapi juga meningkatkan efisiensi usaha dan mendukung prinsip pertanian berkelanjutan,” paparnya.

Lutfiyanto juga menambahkan tiidak hanya berfokus pada aspek produksi, kegiatan ini juga diarahkan pada penguatan strategi pemasaran produk susu kambing.

Moh Wajih sebagai ketua Kelompok Mitra ini sangat berterimakasih kepada Kemenristekdikti dan STIE bakti Bangsa atas terselengararkannya Kegiatan ini.

“Dengan peningkatan kapasitas peternak dalam pengelolaan usaha dan pemasaran, Rampak Sukun Farm diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan nilai ekonomi dari produk susu kambing Etawa,” tuturnya.

Dengan peningkatan kapasitas peternak dalam pengelolaan usaha dan pemasaran, Rampak Sukun Farm diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan nilai ekonomi dari produk susu kambing etawa. semangat kandang bersih, susu berkualitas, pasar meluas, penguatan Peternak Kambing Etawa Berbasis Zero Waste menjadi arah utama dalam kegiatan pengabdian ini. (*).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x