x

Istighasah Bersama UMKM Bangkalan, Ikhtiar Spiritual di Tengah Tekanan Ekonomi Global

2 minutes reading
Wednesday, 22 Apr 2026 16:37 34 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bangkalan menggelar istighasah bersama sebagai bentuk penguatan spiritual di tengah kondisi ekonomi global yang tengah lesu dan berdampak pada sektor usaha kecil.

Kegiatan istighasah yang rutin digelar setiap malam Jumat Manis ini menjadi bagian dari program pembinaan spiritual bagi para pedagang dan pelaku UMKM.

Selain istighasah, kegiatan juga diisi dengan khotmil Quran sebagai upaya mendekatkan diri kepada Tuhan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Pembina Persatuan PKL Bangkalan, Muhlis Suryani menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan sudah menjadi agenda rutin.

“Memang program kami setiap malam Jumat Manis itu bergantian, kadang istighasah, kadang khotmil Quran. Ini bagian dari penguatan spiritual para pedagang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi ekonomi global yang tidak stabil saat ini sangat dirasakan oleh para pelaku UMKM. Kenaikan harga bahan baku membuat biaya produksi meningkat, sementara daya beli masyarakat justru mengalami penurunan.

“Modal semakin bertambah karena harga bahan baku naik. Tapi kami juga tidak berani menaikkan harga jual, karena daya beli masyarakat sedang menurun,” jelasnya.

Situasi tersebut dinilai membuat kondisi usaha menjadi tidak kondusif. Oleh karena itu, para pelaku UMKM berharap kegiatan istighasah ini dapat membawa keberkahan dan membantu memulihkan kondisi ekonomi.

“Mudah-mudahan dengan adanya istighasah ini, kondisi ekonomi bisa kembali normal,” harapnya.

Selain itu, dia juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bangkalan, dalam menghadapi situasi ekonomi yang sulit ini. Mereka meminta agar tidak ada kebijakan yang justru membebani pelaku usaha kecil.

“Kami berharap pemerintah bisa mengambil langkah yang berpihak kepada UMKM. Jangan sampai ada program atau kebijakan yang malah menambah beban kami,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ia juga menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam pemberdayaan UMKM, tidak hanya sebatas penarikan kewajiban seperti pajak, tetapi juga memberikan dukungan nyata melalui program-program pemberdayaan.

“Kalau ingin dilihat keseriusannya, ya dari anggarannya. Kalau besar berarti serius, kalau kecil berarti belum maksimal,” pungkasnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x