(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Penerapan Parkir Berlangganan di Bangkalan Tak Maksimal

2 minutes reading
Thursday, 30 Mar 2023 01:50 0 64 detektif_jatim

BANGKALAN, DETEKTIF Jatim – Penerapan parkir berlangganan di Kabupaten Bangkalan hingga saat ini masih belum maksimal. Hal itu terbukti dari masih banyaknya keluhan masyarakat terkait parkir berlangganan itu.

Yang paling sering dikeluhkan masyarakat Bangkalan dalam penerapan parkir berlangganan adalah masih ditariknya retribusi saat parkir di tepi jalan umum. Padahal kendaraannya sudah ditempel stiker tanda sudah membayar parkir berlangganan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan, Ariek Moein mengatakan, belum maksimalnya penerapan parkir berlangganan itu dikarenakan beberapa faktor.

“Ada empat faktor menurut kami yang menjadi penyebab parkir berlangganan tidak maksimal,” katanya, Rabu (29-03-2023).

Ariek menjelaskan, empat faktor tersebut mulai dari kesadaran masyarakat, petugas hingga sarana pendukung penerapan parkir berlangganan itu.

Pertama, kesadaran masyarakat
Menurut Ariek, masyarakat cenderung merasa tidak enak hati jika tidak memberikan uang kepada petugas parkir, meskipun masyarakat itu sudah membayar parkir berlangganan.

“Seharusnya masyarakat bisa tegas untuk tidak membayar jika ada petugas parkir yang masih meminta retribusi. Jika ada pemaksaan laporkan ke Dishub,” paparnya.

Kedua, pemahaman masyarakat
Meski sudah hampir dua tahun berjalan, tidak sedikit masyarakat yang belum paham terkait penerapan parkir berlangganan itu. Ariek menjelaskan, parkir itu terbagi menjadi 4 macam, ada parkir tepi jalan umum, parkir khusus, pajak parkir dan parkir insidental.

“Sejauh ini masyarakat masih menganggap semua parkir itu gratis kalau sudah punya stiker, padahal yang masuk parkir berlangganan hanya parkir tepi jalan umum,” jelasnya.

Ketiga, kesadaran petugas parkir.
Menurut Ariek, sampai saat ini kebiasaan petugas parkir masih meminta retribusi kepada pengguna jasa parkir masih dilakukan. Padahal para petugas parkir tersebut sudah mendapatkan honor dari Pemkab Bangkalan sebesar Rp 1 juta per bulan.

Keempat, prasarana kurang
Prasarana pendukung penerapan parkir berlangganan seperti tanda (plang) penunjuk area parkir berlangganan sampai saat ini masih kurang. Meskipun sudah dianggarkan tahun ini, namun kata dia masih belum bisa mencukupi.

“Faktor-faktor ini yang masih terus kita evaluasi, agar nantinya penerapan parkir berlangganan ini bisa maksimal,” ucapnya. (San/rd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x