(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Dibohongi Pelaksanaan Pilkades 2023, Masyarakat Pamekasan Rusuh di Kantor Bupati

2 minutes reading
Thursday, 13 Apr 2023 09:00 0 191 detektif_jatim

PAMEKASAN, Detektifjatim.com– Masa aksi yang mengatasnamakan aliansi masyarakat pamekasan bergerak kembali menggeruduk dengan membakar ban di depan kantor Bupati Pamekasan, Kamis, (13/04/23). Pembakaraan ban itu dilakukan karena kekecewaannya terhadap pemerintah yang telah memutuskan untuk menunda pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak tahun 2023.

Pilkades tahun 2023 Kabupaten Pamekasan secara resmi di tunda. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan Masrukin, saat menemui masa aksi yang menagih janji Bupati Pamekasan untuk melaksanakan pilkades beberapa bulan yang lalu.

Penundaan itu dituangkan dalam keputusan Bupati Pamekasan nomor: 188/316/432.013/23 tentang penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak tahun 2023.

“Yang intinya tadi sudah di sampaikan bahwa pelaksaaan pemilihan pilkades tahun 2023 secara serentak di tunda. Dan SK ini ditanda tangani tadi malam pada tanggal 12 april tahun 2023. Saya mohon maaf hanya menyampaikan informasi tentang kebijakan ini,” ungkap Masrukin selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan saat menemui masa aksi.

Menurutnya, penentuan kewenangan ini sampai selesainya pemilu dan pamilukada tahun 2024, sehinga kesepakan tersebut dilakukan melalui rapat tadi malam, bersama forkopimda Kabupaten Pamekasan yang di wakili Ketua Dewan, Polres Pamekasan, Kodim 0826, dan Kejaksaan.

“Yang mengadakan rapat dan telah menyepakati dan menyetujui bersama memutuskan bahwa berdasarkan hasil rapat kordinasi forkopimda Kabupaten Pamekasan menyepakati dan menyetujui pemilihan Kepala Desa tahun 2023 ditunda sampai dengan waktu yang ditetapkan kemudian,” paparnya

Sementara itu, korlap aksi Kholiq Ferdiansyah menyampaikan, kedatangannya tersebut hanya menagih janji Bupati Pamekasan yang telah menyampaikan kesiapannya akan malaksanakan pilkades tahun 2023.

“Kami di sini merasa dicurangi oleh pemerintah kita sendiri. Dimana beberapa bulan yang lalu telah menyatakan kesiapan untuk melaksanakan pilkades. Katanya, jika anggaran sudah ada kapanpun kami siap, tapi nyatanya saat ini mereka ingkar dengan janjinya sendiri,” tandasnya. (udi/rd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x