PAMEKASAN, detektifjatim.com – Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman menyebut Master of Ceremony (MC) gelaran Malam Kemilau Madura adalah makhluk gaib.

Hal tersebut dilontarkan Bupati Pamekasan saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut, di Monumen Arek Lancor, Senin (2/10/2026) malam.

Pantauan detektifjatim.com, Bupati Pamekasan dipanggil MC usai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan tari.

Setelah memberikan sambutan, bupati tampak kebingungan hendak bertanya kehadiran sejumlah tamu undangan.

Saat itu pula, MC terlihat tidak berada di atas stage. Kemudian bupati bertanya kehadiran ketua BPJS ke tamu undangan.

“Terimakasih BPJS, ibu ketua BPJS hadir ya, hadir? ya baik terimakasih,” kata Kiai Kholil.

Usai bertanya, Kiai kholil menyampaikan, sejak ia berada diatas stage usai dipanggil MC, ia tidak melihat MC.

“Hanya dari tadi saya tanya saya lihat MC tidak muncul saya tidak tahu persis,” tambahnya.

Menurut Kiai Kholil, ia berharap pada kegiatan berikutnya MC naik ke atas stage agar tidak hanya terdengar suaranya.

“Dan alhamdulillah lain kali setiap ada kegiatan seperti ini MC jangan bersembunyi, biar tidak jadi makhluk gaib,” pesannya.

Diketahui, MC pada kegiatan tersebut merupakan MC ternama di Pamekasan dan Madura, yakni Khusaimi dan rekannya.

Menanggapi pesan bupati tersebut, Khusaimi, mengatakan bahwa MC belum bisa menaiki stage sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang.

“Belum menyanyikan lagu indonesia raya, jadi tidak boleh naik keatas panggung dulu,” terangnya.

Khusaimi menyatakan, waktu bupati kebingungan mencari MC, ia tengah berada di belakang atau di bawah.

“Saya dibelakang, dibawah,” tukasnya. (azm/ady).