x

Bawa Pesan Persatuan Bangsa, Stafsus Presiden Hadiri Haul RKH Hasan Bakir Pamekasan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Sep 2026 13:05 15 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Pengajian Akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad Saw dan Haul ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh berlansung khidmat di Pondok Pesantren Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’, Pegantenan, Pamekasan, Jumat (4/9/2026) malam.

Acara tersebut turut dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Tidak hanya kalangan santri dan alumni, sejumlah ulama, habaib, masyayikh, pejabat, tokoh masyarakat serta simpatisan turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren.

Salah satu tokoh yang hadir ialah Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Ketahanan Pangan, Mardiyono.

Kehadirannya disebut sebagai bagian dari silaturahmi sekaligus memenuhi undangan keluarga besar Pondok Pesantren Darut Tauhid Al-Hasani.

Mardiyono mengatakan, momentum Maulid Nabi dan haul menjadi kesempatan untuk kembali mengingat jasa para guru dan ulama. Ia berharap keteladanan para kiai dapat terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga kegiatan Maulid Nabi dan Haul ke-7 ini menyadarkan kita untuk selalu bertakwa dan selalu mengingat jasa-jasa para guru kita, kemudian bisa meneladaninya,” ujarnya.

Di tengah berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat, Mardiyono juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. Menurutnya, masyarakat perlu memperkuat silaturahmi dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah.

“Kami memohon doa dari para kiai dan ulama untuk Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah pemerintahan,” tambahnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’, RKH Muhammad Baqir Hasan Aminatullah, menjelaskan bahwa Haul RKH Hasan Bakir tahun ini memasuki tahun ke-7. Sementara haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoj menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan, salah satu pesan yang terus dipegang keluarga dan diterapkan kepada para santri adalah menjaga salat berjemaah, memperbanyak istigfar, membaca shalawat dan Al-Qur’an.

“Semoga dengan adanya kegiatan haul ini kita semakin dekat kepada Allah, semakin dekat kepada Nabi Muhammad dan mendapatkan keberkahan dari guru-guru kita semua,” katanya.

Selain Mardiyono, kegiatan tersebut turut dihadiri KH. Hasbullah Muhammad Syamsul Arifin, RKH Moh. Faisol Abdul Hamid, RKH. Abbas Muhammad Rofi’i Baidhowi, KH. Abdul Hannan Tibyan, RKH. Nailur Rahman, Habib Abdurrahman Al-Mahdali, Dr. Makmun dari Kementerian Pertanian RI, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol. Darman, serta sejumlah tokoh dan pengasuh pesantren lainnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x