
Foto: ketua Formatur, Mahendra (dok/ist). PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Sejumlah sorotan publik muncul usai Pemkab Pamekasan lantik 85 pejabat, Jumat (31/7/2026) kemarin.
Salah satunya, sorotan ini datang dari Ketua Forum Mahasiswa Pantura (Formatur), Mahendra.
Kata Mahendra, mutasi di Pamekasan selain berjalan lamban, Pemkab Pamekasan juga dinilai menempatkan pejabat tanpa melihat kompetensi.
“Faktanya ketika ada kurang lebih 85 yang dilantik, banyak jabatan-jabatan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya,” katanya, Minggu (2/8/2026).
Kata Mahendra, pelantikan tersebut seolah-olah hanya memberikan alibi oleh pemimpin kepada rakyatnya, supaya ini tidak ada gejolak. Sehingga, masyarakat tenang menunggu hasil rotasi jabatan.
“Maka sangat di mungkinkan persoalan dugaan jual beli jabatan atau titip menitip dari pihak ketiga bisa saja terjadi ketika kita melihat yang dilantik,” terangnya.
Mahendra mengatakan, ia akan tetap terus mengkawal, karena rotasi mutasi jabatan yang digelar hanya separuh dari keseluruhan.
“Masih banyak instansi yang dijabat Plt. Kami kawal sampai tuntas,” tukasnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar