x

Apresiasi Lembaga Pendidikan Sediakan Bank Sampah Botol Plastik, DLH Pamekasan Berharap Lebih Banyak

waktu baca 2 menit
Senin, 21 Sep 2026 17:40 16 detektif_jatim

PAMEKASAN, detektifjatim.com Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan mengapresiasi langkah lembaga pendidikan yang mulai mengembangkan bank sampah, khususnya untuk mengelola sampah botol plastik di lingkungan sekolah.

Salah satunya terlihat di MTsN 2 Pamekasan, yang menyediakan fasilitas bank sampah botol plastik sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dini.

Keberadaan bank sampah tersebut tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa. Botol plastik yang biasanya menjadi sampah dapat dikumpulkan dan dipilah sehingga lebih mudah untuk dikelola atau dimanfaatkan kembali.

Kepala DLH Pamekasan Supriyanto mengapresiasi keterlibatan sekolah dalam mendorong kesadaran pengelolaan sampah.

“Kami mengapresiasi sekolah yang sudah ikut bergerak dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah. Ini merupakan langkah positif untuk membangun kesadaran siswa agar terbiasa memilah dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Pri-sapaan akrabnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk dunia pendidikan. Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Bank sampah bukan hanya soal mengumpulkan botol plastik, tetapi juga bagaimana membangun kebiasaan dan kesadaran sejak dini. Ketika kebiasaan ini sudah terbentuk di sekolah, diharapkan bisa diterapkan pula di rumah dan lingkungan masyarakat,”katanya.

Mantan Kepala Dinas Ketegakerjaan (Disnaker) itu berharap semakin banyak sekolah di Pamekasan yang mengembangkan kegiatan serupa. Menurutnya, gerakan pengelolaan sampah akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

“Kami berharap gerakan seperti ini terus berkembang di sekolah-sekolah lainnya. Lingkungan yang bersih membutuhkan partisipasi bersama, dan siswa merupakan bagian penting dalam gerakan tersebut,” pungkasnya.

Melalui pengembangan bank sampah, sekolah tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga memberikan pembelajaran praktis kepada siswa tentang pentingnya pemilahan, pengurangan dan pengelolaan sampah plastik. (*/ady)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x