x

Melalui Pembinaan, DKPP Pamekasan Optimis Harga Tembakau Tahun Ini Naik

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Jun 2026 18:39 40 Moh Azmi

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan berkomitmen dalam menjaga stabilitas serta meningkatkan harga tembakau dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana menyampaikan, pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menghadapi dinamika sektor tembakau tahun ini.

Andi berkomitmen harga tembakau tahun ini bisa naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Pemerintah daerah berkomitmen agar harga tembakau tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami terus berupaya melalui berbagai langkah, mulai dari monitoring di lapangan hingga pembinaan intensif kepada Kelompok Tani (Poktan),” katanya.

Andi menjelaskan, pembinaan tersebut dilakukan agar kualitas tembakau petani meningkat, sehingga memiliki daya tawar lebih baik saat dijual ke pabrikan.

Menurutnya, kualitas masih menjadi faktor utama yang menentukan mahalnya harga tembakau petani.

“Melalui pendampingan Poktan, kami mendorong petani memperhatikan pola tanam, perawatan, hingga proses panen. Kalau kualitasnya bagus, tentu harga akan mengikuti,” ujarnya.

Kendatipun demikian, tutur Andi, sektor tembakau tahun ini tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sambung Andi, mundurnya fenomena El Nino dan perubahan iklim masih menjadi kendala yang cukup berdampak pada pola tanam petani.

“Cuaca memang menjadi faktor yang tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya. Tapi kami berharap kondisi tahun ini bisa lebih berpihak kepada petani tembakau,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu petani tembakau asal Desa Palengaan Daja, Moh Subti mengaku, tanaman tembakaunya sudah hampir memasuki masa panen dan diperkirakan akan panen dalam waktu sekitar satu atau dua bulan kedepan.

“Insyaallah beberapa bulan lagi panen. Sekarang tinggal menunggu cuaca bagus supaya kualitas tembakaunya tetap terjaga,” paparnya .

Ia berharap pemerintah daerah dapat berperan lebih aktif dalam menjembatani petani dengan pihak pabrikan, sehingga harga tembakau tidak jatuh saat panen.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu petani, terutama dalam menekan para pabrikan. Harapannya, tembakau petani bisa dibeli dengan harga yang mahal dan sesuai dengan jerih payah kami selama ini,” tukasnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x