x

Apresiasi Kunjungan Menteri PKP ke Bangkalan, Syafiuddin Asmoro Minta Madura Jadi Prioritas Nasional

2 minutes reading
Sunday, 3 May 2026 17:20 41 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com – Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin Asmoro, mengapresiasi kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, ke Kabupaten Bangkalan, Madura. Kunjungan tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian serius pemerintah pusat terhadap kondisi riil masyarakat di daerah.

Shafiuddin menyebut, kehadiran langsung menteri ke lapangan, khususnya ke wilayah Madura, merupakan hal yang jarang terjadi. Karena itu, ia menilai langkah tersebut sebagai sinyal positif sekaligus komitmen pemerintah dalam memastikan program perumahan berjalan tepat sasaran.

“Kami tentu mengapresiasi karena menteri turun langsung melihat kondisi masyarakat, termasuk penerima bantuan. Ini penting untuk memastikan tidak ada data fiktif dan bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Menteri PKP meninjau langsung rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Syafiuddin menilai pengawasan langsung seperti ini menjadi kunci agar pelaksanaan program di lapangan lebih transparan dan akuntabel.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak boleh berhenti pada program bantuan semata. Ia mendorong agar pemerintah pusat menjadikan Madura sebagai prioritas dalam pembangunan nasional, terutama melalui realisasi program strategis yang telah dirancang.

“Jangan hanya sebatas bantuan stimulan. Harus ada langkah lanjutan yang lebih besar. Perpres 80 sudah mengatur arah pembangunan Madura, tinggal bagaimana implementasinya dipercepat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan sejumlah proyek strategis yang dinilai mampu menggerakkan ekonomi kawasan, seperti pengembangan kawasan Islamic Center serta pembangunan infrastruktur pelabuhan untuk meningkatkan konektivitas.

Lebih lanjut, Syafiuddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap alokasi anggaran dari APBN dapat diperkuat dengan dukungan APBD Provinsi Jawa Timur, terutama dalam menyelesaikan persoalan pembebasan lahan yang kerap menjadi hambatan utama.

“Tadi juga disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, bahwa kendala utama ada pada pembebasan lahan. Ini perlu dukungan anggaran dari provinsi agar program pusat bisa segera berjalan,” katanya.

Ia menambahkan, perwakilan DPR RI dari daerah pemilihan Madura, termasuk Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah, akan terus mendorong agar Madura mendapatkan porsi prioritas dalam kebijakan anggaran nasional.

Di akhir pernyataannya, Syafiuddin mengajak masyarakat Madura untuk tetap bersabar dan optimistis terhadap upaya pembangunan yang sedang diakselerasi oleh pemerintah.

“Kami akan terus mengawal agar sinergi ini terbangun dan Madura benar-benar menjadi prioritas nasional,” pungkasnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x