
Foto: Sekda Pamekasan (kiri) Bupati Pamekasan (kanan) saat diwawancarai, (dok/detektifjatim). PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Menjelang mutasi jabatan eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan muncul isu kurang sedap.
Pasalnya, mencuat isu pergeseran jabatan tersebut diduga diperjualbelikan seharga Rp50 juta hingga Rp75 juta.
Menanggapi isu tersebut, Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menegaskan, isu miring ini dipastikan tidak benar adanya.
“Saya kira tidak ada, saya belum pernah ketemu. Kalau memang kawan-kawan ada ini, silahkan saja dikirim ke saya nanti saya telusuri,” tegasnya, Selasa (31/3/2026).
Kiai Kholil mengatakan, jika ada pernyataan atau bukti apapun perihal isu tersebut agar diberikan datanya untuk ditindaklanjuti.
“Tolong bantu saya mencari pernyataan itu dan syukur kalau bisa membantu mencari orangnya, jadi misalkan ada tanda-tanda bahwa ini ini ini nanti saya telusuri ya,” terangnya.
Kendatipun demikian, kiai Kholil menyatakan, jika proses pelaksanaan mutasi eselon III tersebut tidak lama atau segera rampung.
“Saya berharap mutasi itu tidak terlalu lama bisa kita laksanakan, saya berharap seperti itu. Akan tetapi kita harus bijaksana betul, melihat keadaan harus bijaksana betul,” paparnya.
Sambung Kiai Kholil, saat ini proses mutasi jabatan ini telah sampai di meja Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Dengan demikian saya sudah menyerahkan dengan pak Sekda dan kepada kepala BKPSDM sudah diserahkan untuk segera dibikin ini,” sambungnya.
Kata Kiai Kholil, proses mutasi jabatan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena melihat senioritas dan kinerja.
“kita harus hati-hati betul-betul mengikuti prinsip The Right Man on the Right Place jadi kita mencari orang yang benar. Tetapi mencari orang yang mempuni 100 persen untuk itu ya agak sulit. Sehingga dengan demikian plus minus itu harus kita pertimbangkan,” tutupnya. (azm/ady).
No Comments