
Foto: ketua Satgas MBG Pamekasan saat menemui massa aksi (dok/ist). PAMEKASAN, detektifjatim.com – Aksi demonstrasi jilid II Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Madura akhirnya membuahkan hasil.
Kali ini, Ketua Satgas MBG Pamekasan, Haji Sukriyanto menemui massa aksi dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Kritik ini bukan sekadar suara jalanan. Ini jadi bahan evaluasi serius bagi kami,” katanya saat menemui massa aksi.
Wakil Bupati Pamekasan ini menyampaikan bahwa berbagai masukan yang disuarakan menjadi sinyal penting adanya persoalan di lapangan yang tidak bisa diabaikan.
Menurutnya, ia tidak akan menutup mata terhadap berbagai temuan yang disampaikan. bahkan, berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut ke seluruh pengelola SPPG di wilayah Pamekasan.
“Tidak boleh ada kompromi soal kualitas. Ini menyangkut gizi dan kesehatan penerima manfaat,” tegas politisi Partai Demokrat tersebut.
Kata Sukriyanto, ia memberi peringatan kepada para pengelola dapur MBG agar tidak abai terhadap standar pelayanan. Perbaikan konkret, mulai dari kualitas bahan makanan hingga penyajian menu.
Menurutnya, program MBG tidak boleh berjalan asal-asalan, mengingat menyangkut kebutuhan dasar masyarakat rentan seperti siswa, balita, hingga ibu hamil.
“Saya minta pengelola SPPG benar-benar memperhatikan menu dan kualitas makanan yang diberikan. Jangan sampai program ini justru menimbulkan masalah baru,” tandasnya. (udi/ady).
No Comments