x

Penggeledahan Bak “Sandiwara”, Aktivis Lempari Kantor Kejari Pamekasan dengan Kotoran Sapi

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Agu 2026 19:38 26 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan didemo sejumlah aktivis buntut penggeledahan tanpa adanya tersangka, (Kamis 13/8/2026).

Demo tersebut digelar oleh Forum Mahasiswa Pantura (Formatur), Front Aksi Massa (Famas) dan Barisan Mahasiswa dan Masyarakat (BMM).

Mereka membawa satu sak kotoran sapi ke kantor Kejari Pamekasan. Kotoran sapi itu ditabur di kantor adiyaksa tersebut.

Salah satu Koordinator Aksi, Abdus Salam Marhaen menyebut, kotoran sapi sebagai simbol protes kepada Kejaksaan Negeri Pamekasan yang melakukan penggeledahan tanpa adanya tersangka sampai saat ini.

Menurutnya, penggeledahan tersebut dinilai sebagai upaya mengotori Kabupaten Pamekasan dan hanya untuk pamer kegawatan.

“Kalau bukan untuk pamer kagawatan untuk apalagi, kabupaten Pamekasan jangan dikotori, kalau memang jelas langsung tetapkan tersangka,” ujarnya.

Ia turut mendukung pengungkapan kasus dugaan korupsi proyek jalan bulangan barat -tlagah yang ditangani kejaksaan, bahkan kalau perlu bukan hanya ekornya yang disasar melainkan kepalanya.

“Kami mendukung kasus ini diungkap kalau perlu tangkap otaknya, tapi kalau hanya mengotori Pamekasan kami akan kembali lagi untuk membawa kotoran sapi yang lebih banyak untuk kotor-kotor kejaksaan,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, pendemo ditemui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pamekasan, Ali Munip dan Kasi Intelejen Agus Setiyo Budi.

Menurut Ali Munip, kasus dugaan korupsi tersebut masih tahap penyidikan. Sejumlah saksi termasuk mantan kepala dinas PUPR diperiksa.

“Kasus ini masih tahap penyidikan, kami masih berproses dan kami tegaskan kalau kami bekerja untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x