
Foto: Ilustrasi tiga terduga pengguna narkotika saat ditangkap petugas kepolisian (Dok. Istimewa). BANGKALAN, Detektifjatim.com – Peredaran narkotika di Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bangkalan mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengguna narkotika dalam operasi di Desa Kombangan, Kecamatan Geger, Senin (3/8/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang beredar, ketiga terduga penyalahguna barang haram tersebut berasal dari dua desa di Kecamatan Geger. Seorang di antaranya merupakan warga Desa Kombangan, sedangkan dua lainnya berasal dari Desa Kampak.
Namun hingga dua hari setelah penangkapan, kepolisian masih belum mengungkap identitas para terduga maupun jenis narkotika yang diduga digunakan.
Kasat Resnarkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebut penyidik masih fokus melakukan pengembangan sehingga informasi terkait perkara belum dapat dipublikasikan secara lengkap.
“Iya ada tiga orang. Pengembangan dulu,” ujar Kiswoyo saat dikonfirmasi, Kamis (06/08/2026).
Minimnya informasi yang disampaikan kepolisian memunculkan tanda tanya mengenai sejauh mana pengembangan kasus tersebut. Saat ditanya mengenai perkembangan penyidikan, Kiswoyo hanya memberikan jawaban singkat.
“Masih kita kawal,” katanya.
Polisi juga belum memastikan apakah ketiga orang yang diamankan hanya berstatus pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika. Meski demikian, penyidik mengakui masih memburu pihak yang diduga menjadi pemasok.
Saat dikonfirmasi apakah pengejaran terhadap pemasok masih berlangsung, Kiswoyo menjawab singkat.
“Masih,” ucapnya.
Jawaban tersebut mengindikasikan penyidik belum berhenti pada penangkapan tiga terduga pengguna. Satresnarkoba Polres Bangkalan masih berupaya menelusuri asal-usul narkotika yang diduga dikonsumsi para terduga sekaligus mengungkap mata rantai peredarannya.
Hingga berita ini ditulis, polisi belum merinci barang bukti yang diamankan maupun pasal yang akan disangkakan. Proses penyelidikan masih terus berjalan dengan harapan dapat mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah Bangkalan. (san/ady).

Tidak ada komentar