x

Logistik Pemilu Disimpan di Rumah Kades, Tim Sukses Salah Satu Caleg Keberatan

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Feb 2024 13:58 0 72 detektif_jatim

BANGKALAN, Detektifjatim.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangkalan mulai mendistribusikan logistik pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 sejak kemarin, Senin (12-02-2024).

Logistik pemilu tersebut didistribusikan dari tingkat kabupaten ke tingkat kecamatan yang kemudian dari kecamatan didistribusikan ke tingkat desa.

Namun proses pendistribusian logistik pemilu di kecamatan Geger, Bangkalan dipersoalkan oleh tim sukses salah satu calon anggota legislatif (caleg). Hal itu lantaran logistik untuk desa Kampak disimpan di rumah kepala desanya.

Menurut Sulyadi, tim sukses salah satu caleg tersebut, seharusnya logistik pemilu itu disimpan di tempat yang netral atau di sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Terkait di kampak itu semua kotak suara di taruh di rumah kepala desa, dengan alasan keamanan, setelah oleh teman-teman itu mau di pindah ke Sekretariat, Kepala desa Kampak tidak mau, bahkan dia ngamuk-ngamuk, padahal seharusnya Kepala Desa itu kan harus netral,” jelasnya, Selasa (13-02-2024).

Sulyadi juga menyampaikan kondisi ini jika dibiarkan akan memicu ketegangan beberapa pihak, sehingga tidak menutup kemungkinan akan mengganggu bahkan menghambat terhadap kelancaran proses pelaksanaan pemilu besok. Dengan kondisi tersebut, kata Sulyadi, pihak keamanan tidak bisa berbuat banyak dan terkesan membiarkan.

“Pihak kemanan terkesan tutup mata, bahkan ada pihak aparat yang cenderung memihak,” tambah Sulyadi.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Geger AKP Suyitno menjelaskan, pihak keamanan akan tetap melakukan penjagaan melekat, sampai kotak suara berada di TPS dalam kondisi baik dan aman.

“Tugas kita melakukan pengamanan dan penjagaan kotak suara ini sampai ke TPS dalam kondisi baik dan tetap tersegel, untuk lainnya silahkan tanya ke PPK atau ke KPU,” ucap Suyotno.

Sementara itu, salah satu komisioner KPU Bangkalan, Heny tak kunjung merespon saat di konfirmasi melalui saluran telpon hingga dua kali. (San)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x