x

Sejak Diresmikan Terus Berkembang, TPS3R Berkah Jaya Bunder Siapkan Pengembangan Layanan

waktu baca 3 menit
Jumat, 4 Sep 2026 12:10 34 detektif_jatim

PAMEKASAN, detektifjatim.com Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS3R Berkah Jaya di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, terus menunjukkan perkembangan sejak resmi beroperasi Februari 2026 lalu.

Hingga kini, TPS3R Berkah Jaya telah memiliki hampir 200 pelanggan dari masyarakat Desa Bunder.

Keberadaan TPS3R tersebut menjadi salah satu upaya dalam memberikan layanan pengangkutan dan pengelolaan sampah secara lebih terorganisir di tingkat desa.

Penanggung Jawab Pengangkatan Sampah TPS3R Berkah Jaya, Ikmal Farodis, mengatakan masyarakat yang ingin menjadi pelanggan tidak dikenakan biaya pendaftaran. Warga cukup mengisi formulir dan mendapatkan wadah sampah yang telah disediakan.

“Untuk menjadi pelanggan gratis, tinggal mengisi formulir. Kemudian kami sediakan wadah untuk sampahnya,” ujar Ikmal.

Setiap pelanggan dikenakan iuran sebesar Rp20 ribu per bulan. Dana tersebut dikelola melalui kas TPS3R dan salah satunya digunakan untuk memberikan uang lelah kepada petugas pengangkut sampah serta kebutuhan operasional lainnya.

Saat ini, TPS3R Berkah Jaya memiliki empat petugas yang seluruhnya merupakan warga Desa Bunder. Tiga petugas menangani pengangkutan sampah, terdiri dari sopir dan petugas yang melakukan pemilahan serta pengangkutan. Sementara satu petugas lainnya fokus pada proses pemilahan.

Dalam menjalankan operasionalnya, TPS3R Berkah Jaya masih mengandalkan satu unit kendaraan viar yang disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan.

Dengan armada yang tersedia, TPS3R mampu menangani sekitar satu ton sampah kotor. Sampah tersebut mayoritas berasal dari Desa Bunder, sedangkan dari desa lain masih dalam jumlah terbatas.

Ketua TPS3R Berkah Jaya, Supriyadi, menjelaskan sampah yang masuk selanjutnya dipilah menjadi sampah organik dan anorganik.

Untuk sampah organik, saat ini dimanfaatkan sendiri
dan diolah sebagai bahan pupuk organik. Sedangkan sampah anorganik yang belum dapat didaur ulang masih dijual karena TPS3R belum memiliki peralatan pengolahan atau mesin daur ulang.

“Yang organik sementara kami manfaatkan sendiri untuk pupuk. Kalau anorganik masih kami jual karena belum ada alat untuk mendaur ulang,” kata Supriyadi.

Dari hasil pengelolaan sampah, TPS3R juga memperoleh pemasukan dari penjualan sampah anorganik. Sekitar Rp800 ribu per bulan dialokasikan untuk petugas sebagai bagian dari dukungan operasional.

Sementara biaya perbaikan kendaraan viar apabila mengalami kerusakan juga diambil dari kas TPS3R. Pengelola juga memisahkan pengelolaan iuran pelanggan dengan hasil penjualan sampah.

Meski terus berkembang, TPS3R Berkah Jaya masih menghadapi sejumlah keterbatasan, terutama armada dan sumber daya manusia (SDM). Keterbatasan tersebut membuat pengelola belum berencana memperluas layanan ke desa-desa tetangga dalam waktu dekat.

Ikmal mengatakan, perluasan layanan baru memungkinkan dilakukan apabila TPS3R memiliki tambahan armada. Saat ini pihaknya masih melihat kemampuan satu unit viar yang tersedia untuk melayani pelanggan yang ada.

“Kalau armadanya sudah dua, baru bisa merambah ke desa lain. Untuk sementara kami fokus dulu melayani yang ada,” ungkapnya.

Selain armada, jumlah SDM untuk pengolahan sampah organik menjadi pupuk juga masih terbatas. Penambahan petugas masih dalam tahap pertimbangan karena membutuhkan biaya operasional tambahan.

Pengembangan layanan, termasuk peningkatan pengolahan sampah organik dan kemungkinan daur ulang sampah anorganik, akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan TPS3R.

Meski demikian, Supriyadi menilai perkembangan jumlah pelanggan sejak TPS3R diresmikan menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengelolaan sampah yang lebih teratur.

Dengan hampir 200 pelanggan dan kemampuan mengelola sekitar satu ton sampah, TPS3R Berkah Jaya diharapkan dapat terus berkembang dan ke depan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan maupun pengelolaan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x