x

Gelar Tadarus Ramadan, Anggota DPR RI Apresiasi DPC PDIP Pamekasan

2 minutes reading
Monday, 16 Mar 2026 20:16 29 detektif_jatim

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – DPC PDIP Pamekasan menggelar tadarus selama bulan ramadan 1447 hijriah.

Atas kegiatan ini, anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dapil Madura, Hj. Ansari, memberikan apresiasi kepada kader DPC PDIP Pamekasan.

Apresiasi tersebut disampaikan Ansari saat menghadiri penutupan Tadarus Ramadan yang digelar DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Ahad (15/3/2026) sore.

Ansari menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang tetap istiqamah mengikuti tadarus sejak awal Ramadan hingga penutupan.

“Terima kasih pada kader dan relawan yang konsisten mengikuti tadarus hingga bisa khatam lima kali selama Ramadan. Ini tentu membutuhkan komitmen dan kedisiplinan yang luar biasa,” paparnya.

Menurutnya, kegiatan tadarus yang dilaksanakan selama bulan suci tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga memperkuat kebersamaan di lingkungan kader partai.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan pada Ramadan berikutnya agar nilai-nilai spiritual tetap terjaga di tengah aktivitas organisasi.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Taufadi mengatakan, kegiatan tadarus Ramadan menjadi salah satu upaya membangun kedekatan dan kebersamaan antar kader.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut hingga penutupan.

“Alhamdulillah kegiatan tadarus ini berjalan dengan baik hingga penutupan. Terima kasih kepada semua kader yang telah berpartisipasi,” kata Taufadi.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi serta menanamkan nilai religius di lingkungan partai.

Ia menambahkan, kegiatan tadarus yang dilakukan selama Ramadan juga menjadi ruang pembinaan spiritual bagi kader, sekaligus memperkuat kekompakan kepengurusan partai di tingkat daerah.
Kegiatan penutupan tadarus Ramadan tersebut kemudian dilanjutkan dengan buka puasa.

“Tadarus ini bukan hanya soal membaca Al-Qur’an, tetapi bagaimana nilai-nilai yang terkandung di dalamnya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kerja-kerja sosial di tengah masyarakat,” ujar Taufadi. (azm/ady).

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x