x

Pesan Bupati Fauzi Usai Pengukuhan JSI: Membangun Sumenep Butuh Media-Kolaborasi Pentahelik

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 13:22 28 detektif_jatim

SUMENEP, detektifjatim.com – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep resmi memasuki babak baru. Kepengurusan periode 2026-2029 dikukuhkan di Ballroom Myze Hotel Sumenep, Selasa (15/9/2026).

Pengukuhan tersebut diawali aksi sosial. Sebanyak 19 anak yatim menerima santunan secara simbolis, yang diserahkan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Ketua JSI Sumenep Igusty Madani.

Ketua Panitia David Siregar mengatakan, kegiatan sosial menjadi bagian dari semangat awal kepengurusan. JSI ingin memulai langkah dengan berbagi, sekaligus memperkuat komitmen jurnalistik.

“JSI ingin memulai kepengurusan dengan berbagi. Semoga menjadi energi positif selama tiga tahun ke depan,”kata David.

Menurutnya, pengukuhan bukan hanya seremoni. JSI ingin menjadi organisasi yang independen, beretika, dan menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat.

Prosesi pengukuhan dilakukan Dewan Penasehat JSI Ahmadineja, Pengukuhan ditandai pembacaan ikrar, kemudian dilanjutkan penyerahan pataka kepada Ketua JSI Sumenep.

“Semoga seluruh pengurus menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis,”ujar Ahmadineja.

Kepengurusan JSI Sumenep periode 2026-2029 dipimpin Igusty Madani sebagai ketua. David Siregar sebagai wakil ketua, Thoifur Aliwafa sebagai sekretaris, dan Ibnu sebagai bendahara.

Ketua JSI Sumenep Igusty Madani menegaskan, organisasi yang dipimpinnya membawa amanah besar. Independensi, etika, dan profesionalitas menjadi prinsip yang akan dikedepankan.

“JSI adalah wadah independen dan beretika. Kami ingin membangun Sumenep melalui fakta, karya, dan empati,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah harus diapresiasi. Sebaliknya, kebijakan atau persoalan yang perlu dikritisi harus disampaikan berdasarkan fakta.

“Kalau ada keberhasilan kita apresiasi, kalau ada yang keliru kita kritisi. Semuanya harus berdasarkan fakta,” ujarnya.

Igusty juga meminta anggota JSI menjadikan profesi jurnalistik sebagai ruang pengabdian. Tulisan yang dibuat, kata dia, tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan edukasi.

Sementara itu, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan selamat kepada pengurus JSI periode 2026-2029. Ia berharap JSI ikut berkontribusi dalam pembangunan melalui karya jurnalistik yang berkualitas.

“Semoga JSI semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun Sumenep,” kata Bupati Fauzi.

Menurutnya, wartawan memiliki kemampuan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Karena itu, pemberitaan harus tetap berbobot, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.

“Sudut pandang wartawan sangat luas. Karena itu, tulisan harus berbobot dan berimbang,” ujarnya.

Bupati Fauzi juga menilai media memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Media berperan sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial terhadap pemerintahan.

Di hadapan jajaran JSI, Fauzi menitipkan tiga pesan. Pertama, menjaga kekompakan, kedua membangun kepercayaan, dan ketiga memiliki satu frekuensi dalam menjalankan organisasi.

“JSI harus kompak, saling percaya, dan percaya kepada nahkodanya. Yang penting, seluruh anggota berada dalam frekuensi yang sama,” tegasnya.

Ia juga meminta wartawan JSI mengedepankan pemberitaan yang mendidik. Masyarakat, menurutnya, membutuhkan informasi yang cepat, benar, dan memberikan pemahaman.

“Berikan berita edukasi kepada masyarakat. Media harus menjadi sumber informasi yang mencerdaskan,” imbuhnya.

Fauzi menegaskan, pembangunan Sumenep tidak bisa dilakukan pemerintah sendirian. Kolaborasi berbagai unsur diperlukan, termasuk media sebagai bagian dari pentahelik.

“Membangun Sumenep itu sangat luas. Kita membutuhkan kolaborasi pentahelik, dan media menjadi bagian penting,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, Bank BPRS Sumenep, Ketua Asosiasi Wartawan Sumenep, Ketua PKDI Sumenep H. Abdul Hayat, serta sejumlah tamu undangan.

Rangkaian kegiatan juga diisi pemberian penghargaan kepada Bupati Sumenep dan Kapolres Sumenep. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi JSI atas kontribusi dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Penghargaan serupa diberikan kepada sejumlah pimpinan OPD. JSI menyebut apresiasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun hubungan positif dengan berbagai unsur di Sumenep.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada 300 anak yatim, yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, JSI Sumenep periode 2026-2029 meneguhkan komitmennya. Independensi, profesionalitas, dan etika jurnalistik akan menjadi pijakan dalam menjalankan organisasi, sekaligus memberi informasi dan edukasi bagi masyarakat. (*/ady)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x