x

Sidang Pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU Dijadwalkan Sabtu Malam

waktu baca 4 menit
Jumat, 28 Agu 2026 18:32 34 Jurnalis

JOMBANG, Detektifjatim.com – Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) secara resmi merilis jadwal kegiatan Muktamar NU yang berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang pada tanggal 27-31 Agustus 2026.

Jadwal ini diumumkan melalui surat Nomor 970/PB.02/A.I.01.47/ 99/08/2026 tertanggal 23 Agustus 2026 ditandatangani oleh Rais Syuriyah PBNU Prof Mohammad Nuh beserta Katib Aam PBNU Akhmad Said Asrori.

Berdasarkan jadwal tersebut, rangkaian kegiatan Muktamar dimulai dengan registrasi dan check-in peserta pada Rabu (26/8/2026) pukul 10.00-22.00 WIB.

Pada hari yang sama, peserta juga dijadwalkan mengikuti Istighotsah Kubro di PP Al-Amanah 2 pada pukul 19.30-22.00 WIB.

Memasuki Kamis (27/8), rangkaian Muktamar dilanjutkan dengan persiapan pembukaan hingga seremoni pembukaan pada pukul 20.00-22.30 WIB di Lapangan Untung Suropati.

Dalam seremoni pembukaan tersebut, agenda meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, sambutan dari Gubernur Jawa Timur, sambutan Shohibul Bait, laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35, serta penyerahan materi Muktamar dari Ketua Panitia kepada Ketua Umum PBNU.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PBNU, khutbah iftitah Rais Aam PBNU, serta amanat Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan dengan pembukaan Muktamar NU ke-35.

Dalam seremoni pembukaan tersebut, agenda meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, sambutan dari Gubernur Jawa Timur, sambutan Shohibul Bait, laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35, serta penyerahan materi Muktamar dari Ketua Panitia kepada Ketua Umum PBNU.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PBNU, khutbah iftitah Rais Aam PBNU, serta amanat Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan dengan pembukaan Muktamar NU ke-35.

Pada Jumat (28/8), Muktamar memasuki agenda persidangan. Sidang Pleno I dijadwalkan membahas dan mengesahkan jadwal serta tata tertib Muktamar ke-35.

Selanjutnya, Sidang Pleno II membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU, pandangan umum atas LPJ PBNU, serta jawaban atas pandangan umum tersebut.

Pada malam harinya, peserta mengikuti sidang-sidang komisi. Terdapat enam komisi yang akan membahas sejumlah agenda, yakni Komisi A Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah, Komisi B Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah, Komisi C Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah, Komisi D Organisasi, Komisi E Program, dan Komisi F Rekomendasi.

Sidang komisi tersebut berlangsung di sejumlah lokasi di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan lembaga pendidikan di sekitarnya.

Agenda berlanjut pada Sabtu (29/8). Setelah melanjutkan sidang komisi, peserta mengikuti Sidang Pleno III untuk membahas laporan dan pengesahan hasil sidang-sidang komisi.

Setelah itu, Sidang Pleno IV dijadwalkan membahas pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum, serta tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Dalam seremoni pembukaan tersebut, agenda meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat, sambutan dari Gubernur Jawa Timur, sambutan Shohibul Bait, laporan Ketua Panitia Muktamar ke-35, serta penyerahan materi Muktamar dari Ketua Panitia kepada Ketua Umum PBNU.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PBNU, khutbah iftitah Rais Aam PBNU, serta amanat Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan dengan pembukaan Muktamar NU ke-35.

Selanjutnya, Sidang Pleno II membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) PBNU, pandangan umum atas LPJ PBNU, serta jawaban atas pandangan umum tersebut.

Pada malam harinya, peserta mengikuti sidang-sidang komisi. Terdapat enam komisi yang akan membahas sejumlah agenda, yakni Komisi A Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Waqi’iyyah, Komisi B Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Maudlu’iyyah, Komisi C Bahtsul Masail ad-Diniyah al-Qonuniyyah, Komisi D Organisasi, Komisi E Program, dan Komisi F Rekomendasi.

Sidang komisi tersebut berlangsung di sejumlah lokasi di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum dan lembaga pendidikan di sekitarnya.

Agenda berlanjut pada Sabtu (29/8). Setelah melanjutkan sidang komisi, peserta mengikuti Sidang Pleno III untuk membahas laporan dan pengesahan hasil sidang-sidang komisi.

Setelah itu, Sidang Pleno IV dijadwalkan membahas pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum, serta tabulasi usulan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Agenda penting Muktamar dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam melalui Sidang Pleno V. Sidang tersebut memuat sejumlah agenda strategis, mulai dari demisioner Pengurus PBNU masa khidmah 2021-2026 hingga pemilihan kepengurusan baru.

Agenda tersebut meliputi pemilihan dan penetapan anggota AHWA, sidang tertutup anggota AHWA dan pengesahan Rais Aam masa khidmah 2026-2031, pemilihan Ketua Umum masa khidmah 2026-2031, serta penetapan mede formatur.

Rangkaian Muktamar kemudian ditutup pada Ahad (30/8) melalui seremoni penutupan yang dijadwalkan berlangsung pukul 08.30-10.15 WIB di Ruang Pleno Halaman GSG.

Seremoni penutupan meliputi laporan panitia dan penyerahan hasil Muktamar, sambutan Shohibul Bait, sambutan Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmah 2026-2031, serta sambutan Rais Aam PBNU terpilih masa khidmah 2026-2031 sekaligus penutupan Muktamar ke-35 NU.

Setelah seremoni penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan konferensi pers pada pukul 10.15-12.00 WIB sebelum peserta kembali ke daerah masing-masing. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x