(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

PUPR Butuh Satu Kali APBD Pamekasan Untuk Perbaikan Jalan

2 minutes reading
Wednesday, 24 May 2023 09:10 0 57 detektif_jatim

Pamekasan, Detektifjatim.com -Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pamekasan membutuhkan dana Rp1 Triliun atau satu kali anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) untuk perbaikan jalan di wilayah Pamekasan.

Namun, kebutuhan itu tidak terealisasi karena PUPR mengalami relaksasi atau pengempesan anggaran hingga 70 miliar, Rabu (24/05/23).

Hal itu mengakibatkan banyak program prioritas Bupati Pamekasan di bidang infrastruktur jalan yang belum bisa di realisasikan. Dan, akhirnya menimbulkan banyak resistensi atau gejolak di masyarakat.

“Kami sudah merencanakan dan memasukkan dalam rencana kerja (Renja) 2023 beberapa jalan prioritas termasuk jalan di Desa Ragang dan Desa Bajur Kecamatan Waru, Pamekasan,” ujar mantan Kepala DLH Amin Jabir.

Jabir juga menyampaikan, dalam hitungan instansinya, PUPR membutuhkan minimal Rp1 Triliun untuk menuntaskan jalan di Pamekasan. Dengan estimasi Rp500 Miliar biaya pemeliharaan setiap tahun untuk mempertahankan stabilitas jalan.

Mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BBPD Pamekasan itu menambahkan, pada dasarnya setiap pemerintahan dan pemimpin pemerintahan pasti dan wajib merealisasikan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Termasuk didalamnya ratusan jenis infrastruktur yang di dalamnya ada kurang lebih 1000 kilometer jalan dengan variasi lebar yang ada.

“Boleh dilihat dalam risalah penyusunan APBD 2023 dan boleh ditanyakan sama anggota DPRD juga. Namun tahun ini kita mengalami beberapa kali penyesuaian anggaran atau relaksasi hingga Rp70 Miliar,” ungkapnya.

Jabir menyebutkan, kebijakan itu berakibat pada turunnya anggaran yang di kelola Dinas PUPR hingga di posisi sekitar Rp50 Miliar. Anggaran itu termasuk kewajiban pembayaran kegiatan 2022 yang belum terbayar sebesar sekitar Rp18 Miliar. Sehingga PUPR Pamekasan tahun ini murni mengelola anggaran Rp32 Miliar untuk keseluruhan kegiatan dinas mulai dari rutin kantor sampai dengan pembangunan.

“Artinya hanya sekitar 19 miliar untuk infrastruktur. Namun kami terus komunikasikan dengan pimpinan untuk mendapatkan solusi yang terbaik, memohon untuk bersabar, menunggu informasi karena kami terus intens lakukan dan semoga lancar dan sukses,” ujarnya, saat di temui di kantornya, Rabu (24/05/23). (Luq/rd)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x