PAMEKASAN, detektifjatim.com – Sejumlah tempat disoroti Ulama Pamekasan saat mendatangi peringgitan dalam Pendopo Bupati Pamekasan, Jumat (30/10/2026) sore.

Selain 6 tempat karaoke yang telah disegel, Sabtu (17/10/2026) lalu, Ulama juga menekan Pemkab dan stakeholder terkait supaya sterilkan Hotel, Kos, dan tempat Billiard.

Perwakilan Ulama, KH Abdul Azis menyampaikan, setelah tempat karaoke, ada sejumlah tempat yang dilaporkan masyarakat untuk di tinjau.

“Ada tambahan laporan dari masyarakat untuk pihak berwenang menindaklanjuti tempat yang dicurigai tersebut,” katanya.

Selain dari ketiga tempat tersebut, Kiai Abdul Azis juga menyikapi penyegelan yang telah dilakukan Satpol PP dan pihak terkait.

Ia berharap, agar penyegelan yang telah dilakukan Satpol PP tersebut supaya diberlakukan secara permanen.

“Alhamdulillah di Pamekasan tempat yang biasa melanggar sudah ditutup. Kami meminta agar penutupan itu secara permanen,” katanya.

Menurutnya, penutupan permanen ini wajib dilakukan sebagaimana kesepakatan bersama yang telah disepakati sebelumnya.

“Penutupan permanen artinya ditutup seterusnya, jika dibuka wajib diproses hukum oleh aparat,” tegasnya.

Sementara itu, menanggapi tiga tempat tersebut, Kepala Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Munapik mengatakan, ia akan melakukan peninjauan.

“Kami akan tindak lanjuti,” terangnya.

Munapik menghimbau, kepada pemilik Hotel, Kos dan Hotel agar mengelola sebagaimana aturan yang ada.

“Jika anak sekolah, menggunakan seragam terutama, agar tidak diizinkan memesan kamar,” tutupnya. (azm/ady).