x

Oknum Brimob Dugaan Sindikat Jual Mobil Rental di Pamekasan Datangi Rumah Korban

waktu baca 3 menit
Senin, 21 Sep 2026 18:29 34 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – FG, diduga oknum Brimob yang terjerat kasus dugaan sindikat jual beli mobil rental di Pamekasan disinyalir mendatangi rumah korban.

Kepada media ini, Hosni selaku korban menyampaikan, FG disebut telah mendatangi rumahnya pada Jumat (18/09/26) lalu, sekitar pukul 12.30 WIB, usai salat Jumat. Ia datang bersama istri dan anaknya.

Menurut korban, kedatangan FG bukan sekadar silaturahmi. FG disebut menyampaikan keinginannya untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Dia menyampaikan pertama silaturahmi dan yang kedua mau menyelesaikan permasalahan ini, artinya damai,” ujar Hosni selaku korban, Ahad (20/09/26).

Setelah tiga orang yang disebut-sebut berkaitan dengan perkara tersebut diamankan, kini muncul pertanyaan mengenai status hukum mereka, termasuk seorang yang diduga oknum anggota Brimob berinisial FG yang tiba-tiba mendatangi rumah korban.

Sebelumnya, korban menyebut sedikitnya tiga orang diamankan pada malam Kamis (17/09/26) lalu. Mereka masing-masing disebut berasal dari kalangan pengusaha rokok, diduga pemilik konter Kingdom berinisial PT serta FG yang diduga merupakan anggota Brimob.

Polres Pamekasan sebelumnya membenarkan bahwa pihak terkait dan kendaraan rental telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga menyatakan dugaan adanya jaringan sindikat maupun keterlibatan oknum Brimob masih dalam proses pendalaman.

Namun, korban saat ini mempertanyakan perkembangan dan kinerja pihak kepolisian, mengingat aktor utamanya masih belum ada keterangan mengenai status tersangka maupun penangkapannya.

Namun, permintaan tersebut tidak langsung disetujui, korban memilih agar perkara yang telah dilaporkan tetap dilanjutkan sesuai prosedur dan diusut sampai tuntas.

“Saya bilang masih tidak bisa memberikan keputusan. Saya ingin kasus ini diusut sampai selesai dan tuntas,” katanya.

Korban merasa heran dengan kedatangan tamu yang sempat diamankan pihak kepolisian. Ia berharap agar kepolisian benar-benar menuntaskan perkara tersebut.

Saat ditanya terkait dua orang yang diamankan, Korban mengaku tidak mengetahui apakah dua orang tersebut masih berada di Mapolres Pamekasan atau sudah dilepaskan.

“Saya kurang tahu. Saya cuma tahu FG ini yang datang ke rumah. Kalau yang dua itu saya kurang tahu, karena setahu saya yang dua itu ada di Polres Pamekasan, sudah diamankan malam Kamis itu,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi ke Kasi Humas dan Penyidik Polres Pamekasan sudah dilakukan namun tidak ada tanggapan.

Sekedar diketahui, Sebelumnya korban pemilik mobil rental Seorang warga Pamekasan, atas nama Mohammad Hosni, melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan satu unit mobil Toyota Innova Reborn ke Polres Pamekasan.

Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor STTLP/B/340/VIII/2026/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR.

Dengan terlapor inisal AH seorang warga asal Tobaih Barat Sampang, yang diduga menggelapkan mobil rental milik Hosni. Sementara polres Pamekasan berhasil mendapatkan menemukan mobil tersebut di Pamekasan, dengan kondisi yang diduga sudah dijual melalui beberapa pihak yang diamankan. (udi/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x