x

Berikan Materi Jurnalistik dan Kelas Mental, Ketua AJP Bakar Semangat LPM Se-Madura

waktu baca 2 menit
Sabtu, 8 Agu 2026 12:31 74 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Ketua Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), M. Khairul Umam, memberikan pembekalan dan materi dasar-dasar jurnalistik kepada para pengurus serta Pimpinan Umum (PU) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Madura, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Tinggi Agama Islam Al Falah (STAIFA) Pamekasan tersebut digelar dalam rangka Peresmian dan Pelantikan Unit Kegiatan Khusus (UKK) LPM Sumber Gayam (LPM SURGA) STAIFA Pamekasan, yang dirangkai dengan Peluncuran Majalah Perdana dan Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJTD) bertajuk “Tinta, Fakta, dan Nurani: Spirit Pers Kampus sebagai Pilar Literasi”.

Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan itu tidak hanya memaparkan materi dasar-dasar jurnalistik, tetapi juga memberikan dorongan motivasi serta penekanan khusus terkait penguatan mental bagi jurnalis kampus.

Menurutnya, kesiapan mental adalah fondasi utama ketika seorang jurnalis melakukan investigasi dan berupaya mengungkap kasus-kasus yang sengaja disembunyikan oleh narasumber maupun pihak-pihak terkait.

“Materi dan mental itu harus seimbang. Sebab, seberapapun matangnya pemahaman materi yang dimiliki, jika mentalnya kosong atau tidak siap, maka semuanya bisa tumbang di lapangan,” tegas Khairul Umam di hadapan para mahasiswa.

Sejumlah pimpinan dan perwakilan pers mahasiswa di Madura turut hadir dan berdiskusi secara interaktif dalam forum tersebut. Berdasarkan pantauan, jajaran tokoh pers mahasiswa yang hadir, di antaranya

Anisa (Pimpinan Umum LPM Spirit Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura/UTM) dan

Fira (Mantan Sekjen PPMI DK Madura 2025).

Selain itu, tampak Siska Amelia (Pimpinan Umum LPM SURGA STAIFA Pamekasan), Naufal Firdaus (Sekjen PPMI DK Madura), perwakilan dari Universitas PGRI Sumenep, perwakilan Pimpinan Umum LPM Activita UIN Madura.

Melalui kegiatan DJTD ini, diharapkan para jurnalis mahasiswa di wilayah Madura dapat terus mengasah keterampilan teknis jurnalistik sekaligus membina keberanian moral dan kesiapan mental dalam menyuarakan kebenaran serta memperkuat pilar literasi di lingkungan kampus. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x