x

Wagub Jatim Evaluasi RSUD Moh Noer Pamekasan Usai Balita Meninggal Gegara Biaya

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Okt 2026 06:11 47 Jurnalis

PAMEKASAN, detektifjatim.com – Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Mohammad Noer Pamekasan, Senin (5/10/2026) sore.

Sidak ini usai sebelumnya Mohammad Gazal Al Farizki (3) meninggal di RSUD Mohammad Noer Pamekasan pada Selasa (22/9/2026) pukul 12.30 WIB akibat sejumlah persoalan termasuk pembiayaan.

Sebelum ke RSUD Moh Noer Pamekasan, Wagub Emil diketahui mendatangi Pendopo Bupati Pamekasan.

Kata Emil, bupati berkenan menjelaskan atas balita meninggal sebab akibatnya.

“Biaya pada kenyataannya balita tersebut ditangani full penawangan medis ditangani secara penuh,” katanya.

Menurutnya, ia melakukan evaluasi sistem rujukan dan mengecek prosedur medis atas kejadian balita tersebut.

“Kami tentunya melakukan evaluasi terkait sistem rujukan tetapi pertanyaannya apakah rujukan ini kemudian menyebabkan prosedur medis tidak dilaksanakan ini juga kita cek,” tuturnya.

Wagub Emil mengatakan, turut berdukacita atas kejadian tersebut. Berikutnya, jika ada yang terkendala biaya untuk disampaikan dan ditangani.

“Kami sangat berduka, sehingga semua proses ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menilai kedepan. kalau ada akibat tidak adanya biaya mohon dikonfirmasi lagi,” terangnya.

Emil mengatakan, selanjutnya pelayanan di RSUD Mohammad Noer harus terus mendapatkan perhatian dan ditingkatkan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus dimaksimalkan. Rumah sakit ini harus mampu memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Emil.

Emil menitipkan agar jajaran pengelola RSUD Mohammad Noer terus menjaga kualitas pelayanan serta melakukan evaluasi terhadap berbagai hal yang masih perlu dibenahi.

“Pelayanan ini harus terus kita tingkatkan. Apa yang sudah baik dipertahankan, sementara yang masih kurang harus segera diperbaiki. Intinya, masyarakat harus menjadi prioritas,” tutupnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x