
Foto: Bupati Pamekasan saat diwawancarai usai menemui massa aksi Formatur (dok/detektifjatim). PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Bupati Pamekasan merespons tudingan aktivis dari Forum Mahasiswa Pantura (Formatur) saat lakukan aksi demonstrasi, Kamis (16/7/2026) kemarin.
Mereka menuding, stafsus bupati berinisial FR menghilang lantaran terlibat dugaan jual beli pimpinan OPD.
Merespons tudingan ini, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengatakan, setiap orang memiliki hak.
“Iya itu hak dia, selama orang melakukan hak saya tidak bisa berbuat banyak,” paparnya, usai menemui massa aksi.
Kata Kiai Kholil, kita wajib menghormati hak orang lain, agar orang lain juga menghormati hak kita.
“Misalkan ajudan saya menghilang dan tidak lagi bergabung itu hak dia. Kita hormati hak orang lain agar orang lain menghormati hak kita,” tukasnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar