x

DPD Nasdem Gelar Demo, Ketua PWI Pamekasan: Bukan Langkah Efektif

2 minutes reading
Thursday, 16 Apr 2026 21:38 19 detektif_jatim

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – DPD Partai Nasdem Pamekasan turut mengambil sikap atas pemberitaan media Tempo, yang dinilai mencederai citra partai. Mereka menggelar aksi damai di depan kantor setempat, Rabu (15/4/2026) kemarin.

Menanggapi sikap tersebut, Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam menyayangkan gerakan tersebut.

“Menurut saya gerakan mereka kurang taktis. Demonstrasi bukan langkah efektif dalam menyikapi produk pers, apalagi yang disoroti sekelas Tempo,” katanya, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, Tempo telah menegaskan bahwa materi laporan utama yang dipublikasikan terkait Nasdem telah melalui proses jurnalistik yang ketat. Redaksi memastikan seluruh isi pemberitaan telah diverifikasi, akuntabel, serta disusun sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

“Apalagi dalam demo tersebut sampai mendesak Dewan Pers untuk menyanksi Tempo. Padahal, ada langkah yang lebih taktis,” ujar Dosen UNIBA Madura itu.

Menurutnya, Dewan Pers memang memiliki kewenangan untuk menindak perusahaan pers atau produk jurnalistik yang melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ) atau aturan pers, meskipun tidak ada aduan resmi dari masyarakat.

“Dengan begitu, tergantung Dewan Pers dong mau-tidaknya menindak. Hal itu berbeda bila berkaitan dengan pengaduan yang mengarah pada sengketa pers, Dewan Pers otomatis akan memprosesnya bila cukup bukti pelaporan. Ini langkah yang lebih taktis ketimbang demonstrasi,” ujarnya.

Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah itu tidak menyalahkan langkah DPD Nasdem Pamekasan yang menggelar aksi. Sebab, menurut Anam, itu hak konstitusional sebagai warga Indonesia dalam menyampaikan aspirasinya di muka umum.

Jebolan Pascasarjana UIN Madura itu menegaskan, secara umum penyelesaian sengketa pers didominasi oleh mekanisme pengaduan. Meski begitu, Dewan Pers tetap memegang peranan pengawasan aktif terhadap kepatuhan kode etik jurnalistik nasional.

“Saran saya, bila memang ada produk jurnalistik Tempo yang dirasa melanggar kode etik, sebaiknya DPD Nasdem Pamekasan memberikan masukan ke Pak Surya Paloh untuk mengadukannya ke Dewan Pers,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPD NasDem Pamekasan, Mustafa Afif mengatakan, aksi tersebut digelar atas perintah DPP merespons berita viral media majalah Tempo.

“Kebebasan pers media itu tentu tidak boleh digunakan secara serampangan, semua harus sesuai dengan nilai dan etika jurnalisme,” katanya, Rabu (15/4/2026). (azm/ady).

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x