x

Membanggakan! Advokat Bumi Bahari Sampang Raih Lulusan Terbaik Magister Hukum UNIRA

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 20:37 13 Jurnalis

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Seorang advokat asal Bumi Bahari Sampang, Nur Ahmadi menjadi lulusan terbaik magister hukum Universitas Madura (UNIRA).

Raihan ini tidak mudah bagi Ahmadi, pasalnya butuh perjuangan selama menempuh pendidikan dikampus tersebut.

Dari rumahnya di Dusun Tlagah Timur, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, ia harus menempuh jarak sekitar 90 kilometer sekali perjalanan.

Artinya, Nur Ahmadi yang juga berprofesi sebagai advokat itu menempuh perjalanan sekitar 180 kilometer pulang-pergi demi mengikuti perkuliahan.

Bahkan pada masa awal kuliah ketika pembelajaran masih berlangsung secara tatap muka setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu, ia memilih berangkat sebelum subuh agar tidak terlambat tiba di kampus.

“Kalau saya berangkat setelah subuh, khawatir karena pasar-pasar tradisional di kecamatan kadang macet. Jadi, biar tidak terlambat saya berangkat sebelum subuh,” ujar Ahmadi saat ditemui usai prosesi Yudisium, Sabtu (22/8/2026).

Mahasiswa angkatan 2024 itu mengaku harus membagi waktu antara perkuliahan, pekerjaan sebagai praktisi hukum, dan keluarga. Ayah tiga anak tersebut mengatakan, melanjutkan pendidikan menjadi kebutuhan untuk memperdalam keilmuan yang berkaitan dengan profesinya sebagai advokat.

“Kalau kita sudah membulatkan tekad untuk menimba ilmu, ya harus serius dan betul-betul ditekuni. Tentunya juga dengan berdoa dan dukungan dari istri, orang tua, serta keluarga,” kata pria kelahiran Sampang, 5 Maret 1981, itu.

Kerja kerasnya berbuah hasil. Ahmadi berhasil menyelesaikan pendidikan Magister Hukum dengan IPK 4,00 dan menjadi lulusan terbaik. Namun, ia mengaku tidak pernah secara khusus mengejar predikat tersebut. Baginya, tujuan utama selama kuliah adalah memperoleh ilmu secara maksimal.

“Yang penting saya maksimal dalam kuliah untuk mendapatkan ilmu yang benar-benar mendalam. Soal nilai terbaik atau bagaimana, itu tidak terlalu saya pikirkan,” ujarnya.

Ia pun berpesan kepada generasi muda agar tidak takut memiliki cita-cita meski dihadapkan pada berbagai kesibukan dan keterbatasan. Menurutnya, semangat, konsistensi, kemauan, dan kerja keras menjadi kunci untuk terus melanjutkan langkah.

“Jangan takut bermimpi. Apapun dan siapa pun Anda, kalau berusaha dan berdoa, insyaallah pasti ada jalan,” pungkas Nur Ahmadi. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x