x

Sempat Hilang, Nelayan Sampang Ditemukan Meninggal di Perairan Pamekasan

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 17:08 37 Moh Suudy

PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Kabupaten Sampang yang hilang saat melaut akhirnya membuahkan hasil.

Setelah empat hari pencarian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, yang berbatasan dengan wilayah laut Pasean, Pamekasan, pada Jumat (17/7/2026) pagi.

Korban Romli ditemukan oleh nelayan sekitar 5 mil laut dari bibir pantai. Setelah ditemukan, proses evakuasi dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pamekasan,TNI AL dan nelayan setempat untuk selanjutnya dibawa ke darat.

“Alhamdulillah berhasil ditemukan,laporan tim dilapangan korban ditemukan tadi pagi sekitar pukul 8 oleh kasir nelayan setempat dan sekarang sudah dibawa pulang kerumah duka di dusun paniniran desa tamberu barat kecamatan Sokobanah kabupaten Sampang”.Terang Akhmad Dhofir Rosidi PLT Kalaksa BPBD Pamekasan.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Selasa (14/7/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terjatuh ke laut saat menebar bubung kepiting di perairan utara Tamberu Barat menuju wilayah laut Pasean.

Rekan-rekannya baru menyadari korban hilang setelah beberapa saat dan langsung menghubungi pihak keluarga sekitar pukul 07.00 WIB. Korban diketahui tidak dapat berenang sehingga diduga terseret arus.

“Selama proses pencarian, tim gabungan melakukan berbagai upaya, mulai dari penyisiran menggunakan kapal nelayan, pencarian dengan perahu Basarnas, hingga penyisiran sepanjang bibir pantai Tamberu hingga Lesong,” sambung Dhofir.

Menurutnya, pencarian sempat terkendala cuaca buruk yang membatasi jangkauan operasi di tengah laut. Setelah empat hari pencarian tanpa henti, korban akhirnya ditemukan oleh nelayan dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan.

BPBD Kabupaten Pamekasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, termasuk Basarnas, TNI Polri,para nelayan, relawan, serta masyarakat yang turut membantu hingga korban berhasil ditemukan. Operasi pencarian pun resmi dinyatakan selesai setelah korban ditemukan dan dievakuasi. (azm/ady).

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x