
Foto: saat wartawan mengejar untuk mengkonfirmasi pada korwil BGN Pamekasan (dok/detektifjatim). PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif tidak memberikan tanggapan usai penuhi panggilan penyidik, Jumat (5/6/2026).
Kehadiran Hariyanto ini buntut laporan aktivis Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) dan Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N) pada, Jumat (8/5/2026) lalu.
Pantauan Detektifjatim.com, Hariyanto tiba menggunakan mobil Toyota Veloz warna putih ber plat nomor AG 1229 CM. Lalu memasuki ruang penyidik pada pukul 09:35 Wib ditemani Wakil Koordinator Regional (Wakareg) Jatim.
Kemudian, pukul 11:45 Wib Hariyanto keluar untuk salat Jumat, dan kembali memasuki ruang penyidik pada pukul 13:00 Wib dengan diantar mobil yang sama.
Setelah itu, keluar pukul 20:00 Wib dijemput Jazz RS warna merah dengan plat nomor D 1844 ACE.
Saat keluar lalu hendak dimintai keterangan, Hariyanto berlari dan lansung memasuki mobil penjemput tersebut.
Sementara, Kaporles Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama membenarkan pemeriksaan Korwil BGN tersebut.
“Iya mas,” katanya, Jumat (5/6/2026) sore.
Kata IPDA Evan, setelah pemeriksaan, tim penyidik Satreskrim Polres Pamekasan akan bergerak cepat untuk mendalami seluruh poin-poin substansi yang ada di dalam pengaduan aktivis tersebut.
“Penyidik akan segera melayangkan surat undangan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait lainnya yang dianggap mengetahui atau berhubungan dengan perkara ini,” paparnya.
Kata IPDA Evan, Polisi juga memastikan akan tetap menjaga kerahasiaan identitas masyarakat selaku pelapor demi memberikan rasa aman.
“Kami berharap semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Polres Pamekasan akan bertindak objektif, transparan, dan profesional dalam mengawal aduan ini hingga tuntas,” tukasnya.
Sementara itu, saat mencoba dikonfirmasi ulang melalui whatsapp, Hariyanto belum memberikan tanggapan. (azm/ady).

Tidak ada komentar