x

Peneliti Universitas Brawijaya: TPS3R Kelurahan Gladak Anyar Berhasil Kurangi Sampah Hingga 26 Persen

2 minutes reading
Friday, 20 Feb 2026 12:18 11 detektif_jatim

Pamekasan, detektifjatim.com – Tempat Pengelolaan Sampah Reduce (mengurangi), Reuse/menggunakan kembali, dan Recycle/daur ulang (TPS3R) di Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Kota, Pamekasan terus menunjukkan peran penting dalam penanganan sampah berbasis masyarakat. TPS3R itu dinilai berhasil mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

TPS3R Gladak Anyar mengelola sampah dengan konsep reduce, reuse, recycle (3R), yakni mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Melalui sistem tersebut, sampah organik diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomis.

Lurah Gladak Anyar Kecamatan Kota, Pamekasan Andy Wisnoe Wardana mengatakan, Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor keberhasilan TPS3R tersebut. Warga tidak hanya memilah sampah dari rumah, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan pengolahan dan daur ulang.

“Keberadaan TPS3R memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengelolaan sampah yang baik dinilai mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta menambah pendapatan warga melalui produk hasil daur ulang,” ujarnya.

Selain membantu mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), TPS3R Gladak Anyar diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah mandiri bagi wilayah lain di Kabupaten Pamekasan. Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga terus mendorong pengembangan TPS3R di sejumlah wilayah untuk mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan.

“(TPS3R Gladak Anyar, Red) Kategori penilaian kurang sesuai diakibatkan oleh beberapa indikator yang memiliki nilai rendah yaitu sarana pemindahan, pola pemindahan, sarana pengolahan, kegiatan pengolahan, sarana pengangkutan, frekuensi pengangkutan, dan pola pengangkutan,” tulis Dwi dalam skripsinya.

Dalam skripsi yang berjudul Reduksi Sampah di TPS dan TPST Melalui Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Kecamatan Pamekasan itu Dwi menggunakan metode pengukuran skala likert. Dia membagi dua kategori kesesuaian yaitu kategori sesuai dan kategori kurang sesuai. Berdasarkan hasil penelitiannya terdapat 3 TPST dan 4 TPS yang termasuk dalam kategori sesuai antara lain TPST Lestari, TPST Bestari, dan TPST Putra Bangsa serta TPS Barkot, TPS Dirgahayu, TPS Segara, dan TPS Kolpajung. Sedangkan 5 TPS lainnya termasuk dalam kategori kurang sesuai antara lain TPS Trunojoyo, TPS Brawijaya, TPS Gladak Anyar, TPS Nyalabuh Permai, dan TPS Jalmak. (luq/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x