x

Dari Jalan Rusak ke Surplus Pangan: Satu Tahun Lukman–Fauzan Pimpin Bangkalan

2 minutes reading
Tuesday, 24 Feb 2026 08:01 21 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com Genap satu tahun memimpin Kabupaten Bangkalan, duet Bupati Lukman Hakim dan Wakil Bupati Moh. Fauzan Ja’far menandai fase awal pemerintahan mereka dengan sederet capaian yang diklaim berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah pembenahan infrastruktur jalan. Dalam setahun, pemerintah daerah memperbaiki 53 kilometer jalan kabupaten di 51 titik yang tersebar di 18 kecamatan.

Akses yang sebelumnya rusak dan menghambat mobilitas kini mulai terbuka, memperlancar distribusi hasil pertanian serta konektivitas antarwilayah.

“Pembangunan jalan ini bukan semata proyek fisik. Ini tentang membuka isolasi wilayah, menggerakkan ekonomi rakyat, dan memastikan aktivitas masyarakat berjalan lebih lancar,” ujar Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.

Di sektor pendidikan, 113 kegiatan rehabilitasi SD dan SMP direalisasikan, lengkap dengan bantuan alat permainan edukatif dan dukungan digitalisasi bagi 261 lembaga pendidikan. Pemerintah daerah menilai peningkatan kualitas fasilitas belajar menjadi fondasi penting pembangunan jangka panjang.

“Kami ingin anak-anak Bangkalan memiliki kesempatan belajar yang lebih baik. Pendidikan adalah investasi masa depan daerah,” tegasnya.

Sementara itu, penguatan sektor kesehatan ditandai dengan pembangunan tiga puskesmas baru dan peningkatan fasilitas di RSUD Syamrabu melalui pembangunan dua gedung lima lantai, musala, serta gedung parkir. Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar dan rujukan.

“Pelayanan kesehatan harus mudah diakses dan berkualitas. Itu komitmen kami,” tambah Lukman.

Yang tak kalah mencolok adalah capaian ketahanan pangan. Dengan produksi beras 205.477 ton per tahun dan kebutuhan konsumsi 96.864 ton, Bangkalan mencatat surplus lebih dari 108 ribu ton—setara kebutuhan 13 bulan. Data ini memperlihatkan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Surplus ini bukan angka di atas kertas, melainkan bukti kerja keras petani dan dukungan kebijakan pemerintah daerah. Tugas kami menjaga stabilitasnya,” katanya.

Sejumlah penghargaan tingkat provinsi dan nasional turut diraih sepanjang tahun pertama ini. Namun, Lukman menegaskan capaian tersebut hanyalah awal.

“Ini fondasi. Kami akan terus berbenah, memperbaiki kekurangan, dan mempercepat program yang sudah berjalan baik,” pungkasnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x