
Foto: Kepala Bapperida Pamekasan saat diwawancarai usai dilantik (dok/detektifjatim). PAMEKASAN, Detektifjatim.com – Sejumlah tantangan menjadi tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pamekasan, Dodid Kirnadi Hattazul Muslimin usai dilantik.
Hal tersebut disampaikan Dodid usai dilantik dan diambil sumpah jabatannya bersama 85 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam prosesi yang berlangsung di Pendopo Ronggosukowati, Jumat (31/7/2026).
Menurut Dodid, masih terdapat sejumlah persoalan dan kekurangan yang menjadi perhatian Bapperida ke depan. Salah satu fokus utama adalah menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan program prioritas pemerintah pusat.
“Permasalahan-permasalahan atau mungkin kekurangan-kekurangan yang perlu kita benahi ke depan sehingga banyak yang perlu kita lakukan. Intinya kita sudah memiliki RPJMD dan bagaimana menyelaraskan program kegiatan daerah dengan program pembangunan nasional,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, Bapperida telah mengusulkan lima program pembangunan untuk masuk dalam skema program prioritas nasional. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait usulan tersebut.
“Sebenarnya ada lima program kegiatan yang kita usulkan dalam program prioritas nasional. Namun, kita belum mengetahui apakah nantinya akan disetujui oleh pemerintah pusat atau tidak. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana program tersebut dapat disinergikan,” jelasnya.
Selain itu, Dodid menilai tantangan yang dihadapi tidak hanya dialami Kabupaten Pamekasan, tetapi juga pemerintah daerah lainnya, yakni terkait keterbatasan regulasi yang menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan.
“Kita dibatasi oleh regulasi. Dalam waktu dekat akan ada ketentuan atau regulasi yang menjadi pedoman dalam penyusunan rancangan program yang akan kita sampaikan,” katanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi internal serta merangkul seluruh pihak guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Kewenangan yang diberikan kepada saya harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Saya juga harus mampu merangkul semua pihak, memperbaiki berbagai kelemahan dan kekurangan, sehingga percepatan pembangunan dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar