x

Sapi Warga Kwanyar Digondol Maling Saat Subuh, Nyaris Laku Ditransaksikan di Galis

2 minutes reading
Friday, 17 Apr 2026 18:55 43 detektif_jatim

BANGKALAN, detektifjatim.com Aksi pencurian sapi kembali meresahkan warga. Kali ini menimpa Hosan (81) seorang warga Dusun Janteh Barat, Desa Janteh, Kecamatan Kwanyar, yang harus kehilangan ternaknya pada Rabu (16-04-2026) dini hari.

Hilangnya sapi itu baru diketahui sekitar pukul 04.00 WIB saat korban hendak memberi makan sapi seperti rutinitas biasanya. Namun, setibanya di kandang, sapi miliknya sudah raib.

“Saya kaget mengetahui sapi saya sudah tidak ada di kandangnya. Saya panik, lemas, lalu langsung memberitahu istri saya,” ungkap Hosan.

Kejadian tersebut langsung dilaporkan kepada kepala desa setempat. Dugaan pencurian pun menguat, mengingat kejadian terjadi saat kondisi masih gelap dan sepi.

Di waktu yang hampir bersamaan, jajaran kepolisian dari Polsek Tanah Merah tengah melakukan penyelidikan kasus serupa yang terjadi di wilayah Tanah Merah.

Pada Kamis (16-04-2026) malam, petugas Polsek Tanah Merah kemudian mendapat informasi adanya rencana transaksi sapi mencurigakan di wilayah Kecamatan Galis.

Informasi itu menjadi titik terang. Aparat bergerak cepat melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan sapi yang diduga hasil curian tersebut sebelum sempat berpindah tangan.

“Alhamdulillah sapi saya masih bisa kembali. Saya ucapkan terima kasih kepada kepala desa dan pihak kepolisian yang sudah membantu,” ujar Hosan dengan perasaan lega.

Sementara itu, Kepala Desa Janteh, Ach. Rosuli Arif, membenarkan bahwa sapi tersebut hilang pada malam hingga dini hari.

Ia menjelaskan, keberhasilan pengungkapan tak lepas dari cepatnya respons aparat kepolisian dalam menindaklanjuti informasi di lapangan.

“Ada informasi sekitar jam 08.00 atau 09.00 terkait rencana transaksi. Itu langsung dikembangkan oleh anggota Polres Bangkalan,” jelasnya.

Penelusuran pun mengarah ke wilayah Galis. Awalnya, sapi tersebut sempat dikira milik warga lain. “Ternyata setelah dicek, itu sapi milik warga kami di Desa Janteh. Alhamdulillah bisa ditemukan,” imbuhnya.

Meski kasus ini berhasil diungkap, pihak desa berharap aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan hingga ke jaringan pelaku.

“Harapan kami, ini diusut sampai ke akar-akarnya. Karena kemungkinan besar pelakunya bukan satu atau dua orang, tapi jaringan. Supaya ke depan tidak ada korban lagi,” tegasnya.

Disisi lain, Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci karena kasus masih dalam proses penanganan.

“Masih dalam proses pelaporan, jadi belum bisa kami sampaikan secara detail,” singkatnya. (San)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x