
Foto: penanaman jagung di Desa Tlaga Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan. Kamis (9/1/2025). (dok/ist).
PAMEKASAN, detektifjatim.com – Beredar isu Polri klaim tanaman jagung milik petani dalam menyukseskan asta cita Presiden Prabowo Subianto, Kamis (26/2/2026).
Menanggapi isu tersebut, Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan, tidak ada jagung petani yang diklaim oleh Polisi terutama di wilayah Pamekasan.
“Tidak ada klaim kepemilikan lahan petani. Polres Pamekasan sama sekali tidak memiliki maksud, kapasitas, maupun tindakan untuk mengklaim tanah ataupun hasil panen milik petani,” paparnya.
Menurutnya, Lahan jagung yang saat ini didata oleh petugas hanyalah sebagian kecil atau sekian persen dari total keseluruhan lahan jagung yang ditanam oleh masyarakat di Kabupaten Pamekasan.
“Saat ini kami fokus pada Pendataan Calon Penerima Calon Lokasi (CPCL) dengan tempat yang diajukan oleh Kelompok Tani (Poktan) ke DKPP Pamekasan,” tambahnya.
Ipda Evan menjelaskan, saat ini target lahan yang akan ditanami jagung tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan seluas 17,04 hektar.
“Hingga saat ini, realisasi lahan yang sudah berhasil ditanam telah mencapai 10 hektar. Saat ini tanaman masih dalam tahap pemeliharaan dan institusi tengah menantikan hasil panen perdana pada kuartal I tahun 2026,” jelasnya.
Ipda Evan menuturkan, Polri terus mendorong bantuan Langsung untuk kesejahteraan petani. Termasuk pendataan mitra binaan ini bertujuan agar Poktan yang digandeng oleh Polri mendapatkan prioritas untuk menerima bantuan yang turun langsung dari Kementerian Pusat.
“Sinergi ini dilakukan sepenuhnya untuk memfasilitasi kebutuhan petani demi mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu asta cita Presiden RI,” tuturnya.
Kata Ipda Evan, proyek penanaman jagung ini untuk melindungi harga dan hilirisasi, termasuk stabilitas harga dan memutus rantai tengkulak.
“Kami menjembatani petani agar hasil panen dapat terserap dengan harga stabil sesuai instruksi Presiden dan standar Bulog. Memutus Rantai Tengkulak dan kami juga tidak mengambil untung sepeserpun,” tutupnya. (azm/ady).
No Comments