x

Petani Tembakau Menangis Lantaran Hujan, Khawatir Tak Bisa Bayar Hutang

2 minutes reading
Wednesday, 31 Jul 2024 07:01 0 195 detektif_jatim

SUMENEP, detektifjatim.com – Menjelang panen tembakau petani di Desa Sentol Daya, Kecamatan Pragaan, Sumenep kebingungan bahkan menangis. Pasalnya, cuaca mulai tidak menentu.

Cuaca yang tidak menentu bisa mengakibatkan tembakau tidak laku mahal yang berimbas pada hutang yang tidak terbayar.

Kepada wartawan detektifjatim.com Moh Ali Wafa salah satu warga Desa Sentol Daya, Kecamatan Pragaan mengatakan kepada dia baru saja merajang tembakaunya yang sudah di panen. Tapi ketika mau dijemur panasya hanya sebentar, setelah itu mendung lalu hujan.

“Tembakau yang pertama kali saya panen kemarin ketika sudah selesai dirajang pas mau dijemur panasnya hanya sebentar mas, dan tiba tiba mendung lalu hujan datang, saya sekeluarga sangat sedih,” ujarnya, Rabu (31/07/24).


Ali Wafa masih berharap ada sinar matahari setelah hujan. Supaya tembakaunya yang baru mau dijemur tersebut bisa kering dan bisa terjual.

“Saya masih berharap akan kedatangan matahari lagi mas, supaya tembakau saya ini bisa kering, meski tidak sekering seperti biasanya. Setidaknya laku untuk dijual meski tidak dengan harga mahal,” tambahnya.

Warga lain di sekitar Desa Sentol Daya juga bersedih karena mereka takut kejadian tersebut terjadi saat panen. Sebab, kebanyakan petani tembakau tersebut untuk membeli bibit bunga yang mau ditanam masih hutang, mereka takut jika tembakaunya sama seperti punyanya Moh Ali Wafa tidak bisa melunasi hutangnya. (vhi/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x