(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
x

Naik Penyidikan, Kasus Ledakan Mercon di Blitar Belum Ada Tersangka

2 minutes reading
Tuesday, 28 Feb 2023 01:57 0 88 detektif_jatim

BLITAR, DETEKTIF Jatim – Kasus ledakan bahan petasan yang terjadi di Dusun Tegalrejo, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar masuk dalam tahap penyidikan. Hal tersebut, diungkapkan Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono.

Dikatakan Argowiyono, dalam kasus ledakan bahan petasan di Kabupaten Blitar, pihaknya telah memeriksa 14 orang saksi. Namun jumlah saksi tersebut, masih bisa bertambah.

“Ke empat belas saksi sudah diperiksa. Mungkin masih bisa bertambah. Sedangkan untuk kasus sudah masuk penyidikan,” kata Argowiyono, Senin (27/02/2023).

Lebih lanjut Argowiyono menyampaikan, meski telah masuk tahap penyidikan, namun polisi belum bisa menetapkan tersangka.

“Nanti ada mekanisme yang dilakukan, termasuk gelar dan tambahan bukti. Jadi ada dua belas bukti yang disita, beberapa diantaranya masih menunggu labfor. Ini nanti akan dievaluasi oleh penyidik untuk menetapkan tersangka ataupun adanya keterlibatan dari pihak lain,” jelasnya.

Baca Juga : Satpol-PP Banyuwangi Obrak-Obrik Dagangan PKL

Kapolres Blitar Kota memastikan, polisi terus mendalami peran empat korban tewas dalam peristiwa tersebut.

“Ada dua HP yang kita dalami.  Tentunya ini kita harapkan ada petunjuk, apakah para korban ini hanya meracik atau disuruh atau hanya pekerja. Tentunya masih kita dalami dan belum bisa kita simpulkan,” ujqrnya.

Sedangkan terkait dugaan adanya keterlibatan dengan tindakan terorisme, Argo menandaskan belum bisa dibuktikan.

“Dugaan sementara ke tindakan terorisme belum bisa dibuktikan.  Sebatas memang menjual bahan petasan. Tapi tetap kita lakukan pendalaman,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ledakan keras di Dusun Tegalrejo Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar terjadi di rumah warga setempat bernama Darman (65). Ledakan tersebut, mengakibatkan empat korban jiwa. Diantaranya  Darman dan kedua anaknya yaitu Arifin (29), Deni Widodo (26) serta satu kerabatnya yakni Wawa (17). Selain itu 23 orang luka-luka, termasuk balita 4 tahun yang saat ini menjalani perawatan intensih di Rumah Sakit Srengat.

Selain menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 23 orang dilaporkan luka-luka, dan mengakibatkan 25 rumah di sekitar pusat ledakan juga mengalami kerusakan. Bahkan rumah Darman rata dengan tanah

Ledakan keras di Dusun Tegalrejo Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar tersebut, terjadi, Minggu (19/02/2023) sekitar pukul 22.30 WIB. Suara ledakan  terdengar hingga beberapa wilayah di Kabupaten Blitar.

Sumber: Harian Pagi Memo X

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x