x

Bantuan Alsintan Diduga Terjadi Penyimpangan, JKP Pamekasan Datangi Kantor DKPP

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Okt 2026 05:56 88 Jurnalis

PAMEKASAN, detektifjatim.com – Jaringan Kawal Pamekasan audiensi ke kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Rabu (7/10/2026) siang.

Audiensi ini untuk menanyakan dugaan penyimpangan pada penyaluran Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

“Kami meminta DKPP membuka secara transparan data by name by address penerima bantuan traktor roda 2, roda 4, dan motor Viar roda 3 tahun anggaran 2022,2023, 2024,2025 dan 2026,” kata Ketua JKP, Ahmadi Ghafur.

Ahmadi mengatakan, pihaknya juga menanyakan mekanisme dan verifikasi Kelompok Tani (Poktan) penerima, karena banyak Poktan aktif justru tidak pernah menerima, sementara kelompok fiktif diduga menerima.

“Kami meminta DKPP melakukan audit aset dan menarik kembali bantuan yang terbukti diperjualbelikan untuk dikembalikan kepada kelompok tani yang berhak,” terangnya.

Ahmadi menuturkan, DKPP harus mem-blacklist Poktan dan oknum penyuluh/pihak ketiga yang terbukti terlibat dalam praktik jual-beli bantuan.

”Klarifikasi terkait adanya temuan juali beli pupuk dan bibit pertanian kepada Poktan. Kami menemukan juga adanya dugaan pemerasan 5% setiap titik pekerjaan yang bersumber dari APBN, seperti JIT, JUT, IRPOM,” paparnya.

Ahmadi Ghafur menegaskan, akan melakukan aksi demonstrasi atas audiensi yang hanya ditemui Kabid Sarpras dan tidak menjelaskan persoalan tersebut.

“JKP akan Menggelar aksi demontrasi dengan membawa petani dari 13 kecamatan dan melaporkan secara resmi dugaan ini ke Inspektorat, Kejaksaan Negeri Pamekasan, Ombudsman RI Perwakilan Jatim dan akan lapor KEMENTAN RI,” tegasnya.

Menemui audiensi JKP, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sapras) DKPP Pamekasan, Tidar mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa memberikan tanggapan atas hal tersebut.

“Kami masih baru mas,” singkatnya. (azm/ady).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x