x

KKN UA Posko 09 Gandeng DLH Kabupaten Sumenep Gelar Green Action, Dorong Penguatan Kesadaran Ekologis di Lingkungan Pesantren

waktu baca 2 menit
Selasa, 15 Sep 2026 21:31 18 detektif_jatim

Sumenep, Detektifjatim.com–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Annuqayah (UA) Posko 09 PP Agung Damar menggelar Green Action dengan tema “Penguatan Kesadaran Ekologis melalui Edukasi dan Praktik Pengelolaan Sampah Berbasis Daur Ulang”, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium PP Agung Damar, Desa Pakamban Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendorong kesadaran ekologis sekaligus membangun perspektif baru dalam melihat persoalan sampah di lingkungan pesantren.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi mengenai pengelolaan sampah disampaikan oleh Andritiyas Nurikayanti dan Machallafri Iskandar dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep. Kegiatan diikuti oleh unsur pesantren dan masyarakat sekitar yang memiliki perhatian terhadap persoalan lingkungan.

Andritiyas Nurikayanti menyampaikan bahwa persoalan sampah di lingkungan pesantren tidak cukup ditangani hanya dengan mengandalkan kesadaran individu. Menurutnya, diperlukan kebijakan dari pihak pesantren sebagai landasan bersama dalam mengatur dan menanggulangi persoalan sampah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Machallafri Iskandar menekankan pentingnya membangun wadah atau komunitas yang secara khusus dapat menjadi ruang untuk mengelola, mengatasi, serta mengembangkan potensi sampah melalui kegiatan daur ulang. Menurutnya, keberadaan wadah tersebut dapat menjadi salah satu langkah strategis agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan yang dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan.

Ketua KKN UA Posko 09, Mamluatul Hasanah, dalam sambutannya menegaskan bahwa persoalan sampah pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sampah secara fisik, tetapi juga berkaitan dengan cara pandang manusia terhadap lingkungan. “Cara paling efektif untuk menghadapi persoalan sampah adalah membangun kesadaran dan perspektif baru. Sampah tidak cukup hanya dipindahkan atau dibuang, tetapi perlu dilihat sebagai persoalan ekologis yang membutuhkan perubahan perilaku dan kesadaran bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan dalam pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama lembaga pendidikan dan pesantren yang memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan serta karakter generasi muda.

Melalui kegiatan Green Action, KKN UA Posko 09 berharap pengelolaan sampah di lingkungan PP Agung Damar dapat dikembangkan secara lebih sistematis. Tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga melalui kebijakan kelembagaan, pembentukan wadah pengelolaan, serta praktik daur ulang yang melibatkan masyarakat pesantren.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar KKN UA Posko 09 untuk mendorong pengelolaan sampah berbasis kesadaran ekologis, sehingga persoalan lingkungan tidak hanya dipandang sebagai masalah kebersihan, tetapi sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan perubahan perspektif dan tindakan nyata. (*/Zun)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x