
Penguris DPC FKDT Bangkalan saat mengikuti prosesi pelantikan (Dok. Moh Iksan)
BANGKALAN, detektifjatim.com – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Bangkalan masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu (19-04-2026).
Pelantikan tersebut menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk langsung bergerak menjalankan program kerja, khususnya dalam pembenahan sistem pendataan dan penguatan peran madrasah diniyah di seluruh wilayah Bangkalan.
Ketua DPC FKDT Bangkalan, Mahsus, menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah digitalisasi data melalui sistem berbasis online. Ia menyebut, penguatan pendataan menjadi langkah krusial untuk memastikan kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.
“Fokus kami adalah pembenahan data melalui E-MIS yang memuat data siswa, guru, dan lembaga secara lengkap. Selain itu juga penguatan layanan administrasi melalui IJOB termasuk perpanjangan izin operasional yang kini sudah dilakukan secara online,” ujarnya.
Menurut Mahsus, akurasi data menjadi kunci utama dalam mendukung peningkatan kualitas madrasah diniyah. Ia mengakui, selama ini masih ditemukan ketidaksesuaian antara data yang diajukan dengan realisasi bantuan yang diterima lembaga.
Sebagai contoh, terdapat madrasah diniyah dengan jumlah siswa mencapai 100 orang, namun bantuan yang diterima hanya mencakup sekitar 30 siswa. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan yang harus segera dibenahi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas data serta menghindari praktik manipulasi, termasuk dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madin.
“Kami ingin ke depan data yang disajikan benar-benar riil dan sesuai kondisi di lapangan, sehingga pendanaan bisa lebih adil dan merata,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan, Moh Fauzan Ja’far, dalam sambutannya menegaskan bahwa madrasah diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, dan berakhlak.
“Di era digitalisasi, madrasah diniyah harus menjadi benteng moral generasi muda. Nilai keimanan, akhlak, dan karakter harus terus ditanamkan agar tidak mudah terpengaruh dampak negatif teknologi,” ujarnya.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara FKDT, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Bangkalan.
“Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan diniyah sebagai bagian dari pembangunan SDM yang unggul, religius, dan berkarakter,” tegasnya. (San)
No Comments