x

Respons Laka Lantas, Bina Marga Jatim Tambal Darurat Lubang Perenggut Nyawa Pelajar Sampang

2 minutes reading
Friday, 9 Jan 2026 00:21 198 detektif_jatim

SAMPANG, detektifjatim.com– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur bergerak cepat melakukan penanganan darurat terhadap kerusakan jalan di ruas Jalan Imam Bonjol, Kabupaten Sampang. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) akibat lubang jalan yang muncul pasca banjir melanda wilayah tersebut pada Minggu lalu.

PPK Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Wilayah Pamekasan II (Kabupaten Sampang) PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur di Sampang, Muhammad Zainal Muttaqin menjelaskan, lubang-lubang baru tersebut terbentuk akibat pengikisan air saat banjir menggenangi kawasan jalan Imam Bonjol. Pihaknya segera menerjunkan tim dengan menggunakan stok aspal darurat untuk menutup titik-titik kerusakan.

“Minggu itu kan banjir baru selesai, ternyata malamnya langsung ada kejadian laka. Nah, makanya kita langsung cepat, untung masih ada stok aspal darurat untuk antisipasi,” ujar Muhammad Zainal saat dikonfirmasi di kantornya.(8/1/2025)

Zainal memaparkan, tantangan terbesar dalam perawatan jalan di area tersebut adalah drainase dan kondisi cuaca. Ia menegaskan aspal sangat rentan terhadap air, sehingga pengerjaan permanen harus menunggu kondisi lahan benar-benar kering agar hasilnya maksimal.

“Aspal itu musuhnya air. Kalau lahan masih basah dipaksa diaspal, nanti tidak awet dan kita dituduh kerjanya tidak benar. Padahal secara teknis, memang bahan aspal seperti itu,” tambahnya.

Zainal mengungkapkan, pihaknya sebenarnya sudah mengusulkan proyek peninggian jalan sejak awal tahun 2025. Namun, hingga saat ini realisasi anggaran masih tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran di tingkat pusat. Meski demikian, usulan tersebut kembali dimasukkan dalam prioritas anggaran tahun 2026.

Selain Jalan Imam Bonjol, Bina Marga Jatim juga memantau beberapa titik jalan provinsi lainnya di Sampang, meliputi:
1. Ruas Sampang hingga Ketapang.
2. Ruas Jalan Imam Bonjol hingga batas Pasar Omben (perbatasan Pamekasan).
3. Pertigaan torjun menuju Pengarengan hingga Jalan Maqbul.

“Kita punya call center untuk mempermudah deteksi dini agar tim bisa langsung turun ke lapangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Zainal.

Guna mempercepat deteksi kerusakan, Dinas Bina Marga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan titik jalan berlubang melalui nomor WA Call Center resmi Bina Marga 082130008099. (van/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x