x

Ironi SDN Batuporo Timur 1: Dapodik Masuk Negeri, Siswa di MI, Guru Putar Dangdut, Makan Gratis Dibagi di Jalan

2 minutes reading
Thursday, 22 Jan 2026 12:07 184 detektif_jatim

SAMPANG, detektifjatim.com – Tabir gelap operasional SDN Batuporo Timur 1 Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, akhirnya terkuak. Sekolah negeri yang selama ini diduga hanya menjalankan “formalitas” administratif tersebut kini berada di ambang penutupan permanen setelah Dinas Pendidikan (Disdik) setempat membongkar rentetan kejanggalan di lapangan.

Berdasarkan hasil investigasi dan klarifikasi yang dipimpin langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Sampang Nur Alam ditemukan fakta mencengangkan. Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Faktanya, siswa hanya masuk sekolah setiap hari Jumat. Di luar hari itu, proses belajar mengajar praktis nihil meskipun tujuh orang guru tetap hadir di sekolah,” ungkap Nur Alam saat ditemui di Kantor Disdik Sampang, Rabu (21/01/2026).

Penelusuran tim, kata Nur Alam menunjukkan adanya anomali data siswa. Secara administrasi NIK dan KK siswa tetap tercatat sah di Dapodik SDN Batuporo Timur 1, Namun secara faktual para siswa justru menempuh pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta di sekitar lokasi pada hari Senin hingga Kamis.

Nur Alam menduga kondisi ini merupakan residu pola pembelajaran masa pandemi COVID-19 yang tidak pernah direformasi oleh pihak sekolah.

“Ini pola lama yang dibiarkan. Administrasi tetap di SD agar data valid, tapi fisiknya (siswa) ada di madrasah. Kami tidak akan membiarkan manipulasi data ini berlarut-larut,” tegasnya.

Nama SDN Batuporo Timur 1 sebelumnya sempat viral di media sosial setelah fasilitas Smart Panel bantuan pemerintah kedapatan digunakan untuk memutar musik dangdut di tengah ruang kelas yang kosong.

Menanggapi hal itu, Disdik Sampang memberikan teguran keras dan akan mengaudit penggunaan dana BOS, terutama menyangkut biaya listrik untuk hiburan pribadi tersebut.

Selain itu, penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi sorotan. Meski KBM vakum, jatah makan tetap terserap. Diketahui, bantuan tersebut dibagikan kepada siswa saat mereka melintas pulang dari MI, sementara sisanya dibagikan ke warga sekitar.

Pertemuan klarifikasi tersebut juga dihadiri oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo, dan Asisten I Setda Sampang, Sudarmanta. Hal ini menandakan keseriusan Pemkab Sampang dalam menangani masalah ini secara lintas sektoral.

Nur Alam memastikan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk melakukan sinkronisasi data siswa. Jika orang tua siswa terbukti secara permanen memilih madrasah, maka SDN Batuporo Timur 1 akan segera dihapus dari daftar sekolah aktif.

“Jika terbukti ada data ganda dan sekolah sudah tidak produktif, pilihannya hanya sat: tutup permanen. Kami akan sebar tujuh guru yang ada ke sekolah lain yang kekurangan pengajar agar anggaran negara tidak menguap sia-sia,” pungkas Nur Alam kepada detektifjatim.com. (van/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x