x

Geger Penemuan Kerangka ‘Mr. X’ di Lahan Ponpes Camplong, Polisi Sebut Terangkat Alat Berat

2 minutes reading
Thursday, 22 Jan 2026 06:07 69 detektif_jatim

SAMPANG, detektifjatim.com – Warga Dusun Gayam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia dewasa di lokasi bekas lubang galian, Rabu (21/1/2026) pagi. Kerangka yang masih mengenakan pakaian lengkap tersebut ditemukan secara tidak sengaja di lahan pembangunan milik Pondok Pesantren Nazhatut Thullab.

Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kerangka ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh operator alat berat yang sedang melakukan pemerataan tanah.

“Kerangka manusia tersebut ditemukan ketika operator excavator hendak meratakan tanah untuk pembangunan bangunan milik Pondok Pesantren Nazhatut Thullab di wilayah Camplong,” ujar AKP Eko Puji Waluyo kepada media.

Kejadian bermula saat operator alat berat, Wisholus Sholihin, hendak menutup lubang galian berukuran 200 cm × 50 cm yang tergenang air dan ditumbuhi pohon akasia serta rumput liar. Namun, saat kuku excavator menarik material tanah, sebuah kerangka manusia ikut terangkat ke permukaan.

“Kerangka ditemukan dalam kondisi lengkap dengan jaket hoodie, celana jeans, sandal, ikat pinggang, kemeja, serta celana dalam,” jelas AKP Eko. Ia menambahkan, identitas korban hingga kini belum diketahui dan masih berstatus Mr. X.

Sejumlah barang bukti yang melekat pada kerangka antara lain jaket hoodie merk M321, celana jeans MRR OXY, kemeja CEKOD, serta sandal merk Volkom.

Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Tim Reskrim Polres Sampang dan saksi-saksi di lokasi, termasuk Firman Arisandi, seorang pekerja asal Kecamatan Omben. Saat ini, kerangka tersebut telah dievakuasi ke RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang.

Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amien Jakfar, membenarkan, pihaknya telah menerima kerangka tersebut dari kepolisian.

“Benar, kami menerima kerangka manusia dari pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan awal sesuai prosedur,” ujar Amien Jakfar. Menurutnya, pihak rumah sakit masih menunggu koordinasi lanjutan terkait proses identifikasi medis dan pemeriksaan forensik guna mengungkap identitas serta penyebab pasti kematian korban.

Polisi mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri pakaian tersebut agar segera melapor ke Polres Sampang. (van/ady)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x