x

Danramil Dasuk Bantah Dugaan Pemborong Gedung KDMP “Siluman”, Kapten Edi: Disaksikan DKUPP

2 minutes reading
Saturday, 31 Jan 2026 10:05 178 detektif_jatim

Sumenep, detektifjatim.com Dugaan royek pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, dikerjakan pemborong “siluman” dibantah Danramil Dasuk, Kapten ART Edi Suhartono. Kapten Edi membantah tudingan tersebut karena koordinasi dengan pihak terkait sudah sangat jelas.

Bahkan, berita acara penyerahan lokasi untuk pembangunan gedung KDMP di desa tersebut disaksikan langsung pendamping Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep

Kapten Edi menegaskan, sebelum pembangunan dimulai telah dilakukan komunikasi antara Babinsa dan Kepala Desa untuk penentuan lokasi gedung KDMP.

“Sebelum dibangun, sudah ada komunikasi antara Babinsa dan Kepala Desa untuk penentuan lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Kapten Edi kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, setelah lokasi disepakati, dibuat berita acara penyerahan lokasi untuk pembangunan gedung KDMP yang disaksikan pendamping dari Dinas Koperasi Kabupaten Sumenep.

Pria asal Jember itu menegaskan, peran Danramil sebatas menjalankan tugas pengamanan dan monitoring sesuai perintah pimpinan.

“Danramil hanya melaksanakan tugas untuk dibangun gedung Koperasi Merah Putih,” paparnya.

Kapten Edi juga menyebut dirinya rutin melaporkan progres pembangunan setiap hari, meski tidak ada aktivitas tukang di lapangan.

“Setelah dibangun, progres pekerjaan dilaporkan setiap hari. Meski tidak ada kegiatan, tetap membuat laporan. Termasuk melihat apakah sesuai RAB karena saya diberi tugas monitoring,” jelasnya.

Namun, terkait teknis pelaksanaan dan pihak yang mengerjakan proyek, ia menegaskan hal tersebut bukan kewenangannya.

“Kalau soal teknis siapa yang bekerja, itu urusan di atas,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pengawas proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kecer, Kecamatan Dasuk, Sumenep menyoroti programnya sendiri. Sebab, selain tidak dilibatkan, pemborong juga tidak memasang pasan informasi.

Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar terkait keterbukaan informasi publik dan tata kelola anggaran pembangunan gedung KDMP di Kabupaten Sumenep.

Pengawas KDMP Desa Kecer, Trisno Surya, mengaku tidak pernah diberi informasi sejak awal terkait pembangunan gedung tersebut.

“Pengawas KDMP Desa Kecer tidak dikasih tahu sama sekali. Tahu-tahu sudah ada pembangunan,” kata Trisno saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026).

Tris—sapaan akrabnya—mengatakan, di lokasi proyek tidak ditemukan papan nama atau papan anggaran. Kondisi itu, menurutnya, menimbulkan dugaan adanya pemborong siluman dalam proyek pembangunan gedung KDMP.

“Tidak ada papan anggaran, tidak jelas siapa penanggung jawab proyeknya. Ini sangat janggal,” ujarnya geram. (*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x